JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Di tengah kesibukan dunia yang makin menekan ruang batin, suara-suara langit justru menggema lembut dari sebuah sudut perumahan di Sumenep.
Tepatnya di Perumahan Griya Berkat Regency, Jl. Jokotole Gg. III No.24, Aredake, Lingkar Barat, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kegiatan rutin Khotmil Qur’an Jum’at Manis (Legi) kembali dilangsungkan oleh Naghfir’s Institute dengan suasana yang syahdu dan menyentuh nurani.
Naghfir, S.H.I., S.H., M.Kn., selaku pendiri sekaligus penggerak kegiatan ini, menyampaikan bahwa Khotmil Qur’an ini bukan semata-mata rutinitas religius, melainkan bentuk perlawanan halus terhadap kejumudan spiritual zaman.

“Kegiatan ini kami adakan bukan hanya untuk mengkhatamkan Al-Qur’an, tapi sebagai upaya menjaga getaran ruhani di tengah kehidupan yang kian pragmatis. Alhamdulillah, kami konsisten menggelar Khotmil Qur’an setiap Jumat Manis di tempat ini,” ungkapnya kepada media ini.
Bersama sejumlah sahabat dan santri, Naghfir duduk bersila di ruang sederhana namun bersih dan hangat.
Alunan ayat suci dilantunkan dengan penuh kekhusyukan, diiringi hidangan ringan seperti air mineral, buah jeruk, dan kudapan tradisional simbol keberkahan yang dibagi dengan penuh ketulusan.
“Kami ingin rumah ini menjadi rumah Qur’ani. Menjadi titik tenang di tengah gemuruh dunia. Dan kami percaya, dengan membaca Al-Qur’an bersama-sama, ada rahmat dan keberkahan yang meluas, melampaui dinding rumah ini,” tambahnya.
Ia menekankan pentingnya generasi muda untuk kembali akrab dengan mushaf dan majelis ilmu.

“Anak-anak muda jangan cuma sibuk dengan gawai. Kita perlu ruang bersama untuk kembali membaca ayat-ayat Tuhan, supaya arah hidup kita tidak kabur. Majelis seperti ini kecil, tapi insyaAllah berpijar di langit,” pungkasnya.
Kegiatan yang berlangsung di Naghfir’s Institute ini ditutup dengan doa bersama, memohon limpahan rahmat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa Indonesia.
Dalam suasana hangat itu, keheningan menjadi saksi betapa Al-Qur’an tak hanya dibaca, tapi juga diresapi, dirasakan, dan diamalkan. (REDJAVA****)











