JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep akan selalu tetap siaga dalam menangani dan mengatasi kekeringan.
Hal itu dikatakan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumenep, Achmad Laili Maulidi kepada awak media, Minggu 11 Agustus 2024.
Ia mengatakan apapun statusnya, BPBD Sumenep akan selalu tetap siaga untuk menyalurkan bantuan air ke wilayah yang mengalami dampak kekeringan.
“Dan itu upaya kami (BPBD Sumenep) untuk mengatasi kekeringan sehingga masyarakat tidak mengalami krisis air bersih,” kata mantan Kasatpol PP dan Damkar Sumenep itu.
Pihaknya menyatakan kesiapsiagaan BPBD Sumenep terhadap kekeringan dilaksanakan karena kondisi cuaca untuk saat ini tidak menentu.
“Antisipasi dini dengan kesiapsiagaan BPBD Sumenep menjadi keharusan bagi kami,” imbuhnya.
Menurut mantan Plt Kepala Bapenda, pendistribusian air bersih dilakukan sesuai dengan usulan dari masyarakat yang mengalami dampak kekeringan.
“Dari pemetaan dan data kondisi tahun lalu, sebanyak 63 desa yang masuk katagori rawan kekeringan di Kabupaten Sumenep,” tandasnya. (REDJAVA****)












