Mendung Tebal Gagalkan Rukyatul Hilal di Sumenep, Lebaran Diprediksi Jatuh 21 Maret 2026

- Redaksi

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim rukyatul hilal Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep tidak berhasil melihat hilal saat melakukan pengamatan di Pantai Tanaros, Kamis (19/03) petang

Tim rukyatul hilal Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep tidak berhasil melihat hilal saat melakukan pengamatan di Pantai Tanaros, Kamis (19/03) petang

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Proses penentuan awal Syawal 1447 Hijriah di Kabupaten Sumenep berlangsung dalam suasana penuh harap, namun berujung tanpa kepastian visual.

Tim rukyatul hilal Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep tidak berhasil melihat hilal saat melakukan pengamatan di Pantai Tanaros, Kamis (19/03) petang, akibat langit yang tertutup awan tebal.

Ketua Tim Rukyatul Hilal Kemenag Sumenep, H. Faisal, mengungkapkan bahwa kondisi cuaca menjadi faktor utama kegagalan pengamatan, meskipun secara perhitungan astronomi posisi hilal telah berada di atas ufuk.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Langit di ufuk barat tertutup mendung tebal, sehingga hilal tidak dapat teramati, baik dengan mata telanjang maupun menggunakan alat bantu optik,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Data hisab yang dihimpun tim menunjukkan bahwa matahari terbenam pada pukul 17.36 WIB, sementara hilal berada di atas ufuk selama 9 menit 4 detik sebelum akhirnya terbenam pada pukul 17.45 WIB.

Baca Juga :  Cipkon Kamtibmas Kondusif Kapolres Sumenep Kunjungi Ponpes Hidayatul Ulum Disambut Hangat KH. Qusyairi Zeini

Secara matematis, tinggi hilal tercatat 2 derajat 19 menit 42 detik, dengan elongasi mencapai 5 derajat 28 menit 10 detik angka yang secara teori sudah mendekati ambang visibilitas.

Namun, realitas di lapangan berkata lain. Cuaca yang tidak bersahabat membuat seluruh upaya observasi menjadi tidak optimal.

“Secara hisab hilal sudah memenuhi posisi, tetapi visibilitasnya sangat dipengaruhi kondisi atmosfer. Dalam situasi seperti ini, kami tidak bisa memastikan keberadaannya secara langsung,” kata Faisal.

Selain faktor awan, kondisi cuaca di lokasi pengamatan juga menunjukkan suhu udara sekitar 29 derajat Celsius, kecepatan angin 8 kilometer per jam, dan tingkat kelembapan mencapai 79 persen kombinasi yang dinilai turut memengaruhi kejernihan pandangan di ufuk barat.

Baca Juga :  Terbukti Melanggar Perkap No.14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri, Akhirnya Ke-4 Anggota Satreskrim Polres Sumenep Disanksi Tegas

Meski tidak mendapatkan hasil rukyat, tim Kemenag Sumenep bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam tetap mengacu pada hasil hisab untuk memperkirakan awal Hari Raya Idulfitri.

“Berdasarkan perhitungan yang kami lakukan, Idulfitri berpotensi jatuh pada 21 Maret 2026,” tegasnya.

Di sisi lain, masyarakat yang hadir di lokasi pengamatan tetap antusias mengikuti jalannya proses rukyat hingga selesai.

Baca Juga :  KPU Sumenep Tetapkan Achmad Fauzi Wongsojudo-KH. Imam Hasyim sebagai Bupati dan Wakil Bupati Periode 2024-2029

Momen ini menjadi bagian penting dalam tradisi penentuan kalender Hijriah yang setiap tahunnya selalu dinanti, meski hasilnya bergantung pada perpaduan antara perhitungan ilmiah dan kondisi alam.

Keputusan resmi mengenai penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah sendiri tetap menunggu hasil sidang isbat yang digelar pemerintah pusat. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU