Melalui Dinkes P2KB, Pemkab Sumenep Gelar Audit Kasus Stunting II

- Redaksi

Selasa, 29 Oktober 2024 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Bupati Sumenep Hj. Dewi Khalifah, SH, MH, MPdi di Acara Audit Kasus Stunting II

Plt Bupati Sumenep Hj. Dewi Khalifah, SH, MH, MPdi di Acara Audit Kasus Stunting II

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemkab Sumenep melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) gelar Audit Kasus Stunting II serta melakukan Desiminasi, Evaluasi dan Rencana tindak lanjut.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Plt. Bupati Sumenep Hj. Dewi Khalifah, SH, MH, MPdi, Kepala Dinkes P2KB drg. Ellya Fardasah, M.Kes, beserta jajaran dan tamu terundang lainnya, Selasa (29/10/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Teknis (Plt) Bupati Sumenep, Hj. Dewi Khalifah, SH, MH, MPdi mengatakan kegiatan Audit Kasus Stunting ini digelar dikarenakan kasus ini sudah menurun di Kabupaten Sumenep.

“Dari 21,6% menjadi 16.7%, bahkan ditargetkan bisa turun sesuai hingga 14% sesuai target nasional,” kata Plt Bupati Sumenep Hj. Dewi Khalifah, SH, MH, MPdi dihadapan peserta yang hadir.

Maka dari itu kata Plt Bupati Sumenep yang sekaligus Ketua Fatayat NU Kabupaten menyebut perlunya kerja sama dan kolaborasi dari berbagai unsur, termasuk Kantor Urusan Agama (KUA).

Baca Juga :  Meriahkan HAB ke-79, Kemenag Sumenep Gelar Lomba Tartil Al-Qur'an untuk Generasi Qur’ani

“KUA Kemenag Sumenep ujung tombak dalam memberikan edukasi kepada para pasangan pengantin agar lebih siap melahirkan generasi-generasi emas,” terang Nyai Eva sapaannya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep sendiri, menurut Nyai Eva akan memulai kegiatan ini dari tingkat desa, kecamatan dan kabupaten.

“Kita akan libatkan semua elemen dari unsur terkecil sehingga masyarakat Sumenep paham bagaimana betapa pentingnya mendidik dan merawat anak-anak,” ungkap Plt Bupati Sumenep.

Lebih jauh dirinya menambahkan, selain memberikan edukasi dan pemahaman kepada setiap pasangan calon pengantin baru pencegahan kasus stunting.

“Kita akan berupaya meminimalisir perkawinan anak usia dini. Dan ini menjadi salah satu penyumbang kasus stunting di Kabupaten yang kita cintai ini,” pungkasnya Nyai Eva. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU