JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sebuah lubang besar yang menganga di tengah jembatan utama Desa Kalowang, Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, mengancam keselamatan pengendara.
Kerusakan tersebut kian memburuk dalam dua hari terakhir dan menimbulkan kekhawatiran serius dari warga setempat.
Lubang itu pertama kali muncul dua hari lalu, dengan ukuran sekitar 50 cm persegi.
Namun hingga Senin (7/7/2025), lubang tersebut tampak semakin melebar dan dalam, sehingga menyulitkan kendaraan, terutama truk, untuk melintas dengan aman.
“Sekarang truk sangat kesulitan lewat. Kalau dibiarkan, jembatannya bisa ambruk,” ujar Misbah salah satu warga setempat.
Ia menduga, kerusakan tersebut disebabkan oleh kualitas konstruksi jembatan yang kurang baik, ditambah intensitas hujan yang tinggi dan tingginya volume kendaraan roda empat yang melintas.
“Penyebabnya apalagi kalau bukan karena kualitas jembatannya. Kemarin hujan turun hampir seharian, dan banyak kendaraan berat lewat. Jadi makin parah,” jelasnya.
Misbah juga nyaris menjadi korban akibat lubang tersebut. Ia mengaku truk yang dikemudikannya hampir terperosok jika tidak sigap menginjak rem dan membanting setir.
“Tadi truk saya hampir terperosok. Lubangnya lebih besar dari kemarin. Untung saya cepat rem dan banting setir,” tuturnya.
Ia mengimbau seluruh pengendara, baik pengguna sepeda motor maupun mobil, untuk ekstra waspada saat melintasi jembatan itu, terlebih pada malam hari karena kondisi di sekitar jembatan cukup gelap.
“Intinya, semua yang mau lewat harus hati-hati, apalagi malam hari. Saya juga berharap pemerintah segera turun tangan sebelum ada korban,” pungkasnya. (REDJAVA****)











