LBH Taretan Legal Justitia Resmi Mengudara: Hadir Sebagai Benteng Hukum Rakyat Kecil di Madura

- Redaksi

Senin, 9 Juni 2025 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamflet Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Taretan Legal Justitia

Pamflet Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Taretan Legal Justitia

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sebuah tonggak penting dalam sejarah gerakan keadilan sosial kembali tercatat di Pulau Madura. Tepat pada awal Juni 2025, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Taretan Legal Justitia resmi diluncurkan, membawa harapan baru bagi masyarakat kecil yang selama ini terpinggirkan dalam sistem hukum.

Berlokasi strategis di Jalan Raya Nasional Sumenep–Pamekasan, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, LBH ini tak sekadar menjadi institusi hukum biasa. Ia hadir sebagai simbol perlawanan terhadap ketimpangan akses keadilan, dan sebagai jawaban atas kegelisahan masyarakat akar rumput yang kerap tak tahu ke mana harus mengadu saat menghadapi persoalan hukum.

Dipimpin oleh Rossi sebagai Ketua dan Anwar sebagai Sekretaris, LBH Taretan Legal Justitia dibentuk di bawah pembinaan tokoh Madura yang dikenal vokal dalam isu-isu sosial dan hukum, Sulaisi Abdurrazaq. Kehadiran mereka menjadi suntikan energi baru bagi gerakan masyarakat sipil di Sumenep dan Madura pada umumnya.

“Alhamdulillah, LBH Taretan Legal Justitia resmi kami launching kemarin. Ini adalah ikhtiar kami untuk menyediakan pendampingan hukum gratis bagi masyarakat yang tidak mampu, baik dalam perkara pidana, perdata, hingga persoalan sosial yang selama ini jarang tersentuh,” tutur Anwar kepada media, Senin (09/06/2025).

Anwar menegaskan, LBH ini lahir dari keresahan terhadap kondisi sosial-hukum yang timpang. Banyak masyarakat kecil yang tak hanya minim informasi hukum, tetapi juga tak memiliki keberanian untuk memperjuangkan haknya karena kendala biaya dan akses.

“Kami tak ingin rakyat kecil terus terbungkam hanya karena ketidaktahuan atau ketidakmampuan. LBH Taretan hadir untuk membela, mendampingi, dan membuka mata masyarakat bahwa mereka punya hak yang dilindungi oleh hukum,” lanjutnya penuh semangat.

Tak hanya fokus pada pendampingan litigasi di pengadilan, LBH Taretan Legal Justitia juga memprioritaskan pendekatan preventif melalui edukasi dan penyuluhan hukum langsung ke desa-desa, sekolah, pesantren, dan komunitas masyarakat.

“Pendidikan hukum harus dimulai dari bawah. Banyak persoalan hukum yang terjadi bukan semata karena aparat tak bertindak, tetapi karena masyarakat sendiri tidak tahu apa hak dan kewajibannya. Kami ingin memutus rantai ketidaktahuan itu melalui penyuluhan hukum yang menyentuh langsung akar rumput,” jelasnya.

Dalam semangat adaptasi era digital, LBH Taretan Legal Justitia juga membuka layanan konsultasi hukum daring yang bisa diakses oleh siapa saja, dari mana saja, terutama bagi warga yang tinggal di pelosok dan sulit menjangkau layanan konvensional.

Baca Juga :  Kompetisi Koba SMANSA Season 15 Antar Pelajar se-Madura 2024 Resmi Dibuka

Lebih dari sekadar lembaga hukum, LBH ini membawa semangat “Taretan” yang dalam bahasa Madura berarti saudara. Sebuah filosofi mendalam bahwa setiap warga, tanpa memandang status sosial dan ekonomi, adalah saudara yang wajib dibantu dan dibela dalam memperjuangkan keadilan.

Baca Juga :  Achmad Fauzi Akhiri Masa Jabatan dengan Catatan Gemilang, Sumenep Torehkan Rekor di Madura

Dengan peluncuran ini, LBH Taretan Legal Justitia tak hanya menjadi secercah harapan, tetapi juga cambuk moral bagi semua pihak agar lebih peka terhadap jeritan keadilan masyarakat kecil. Ia bukan hanya lahir untuk merespons, tetapi untuk menginisiasi perubahan.

“Kami ingin menjadi garda terdepan dalam perjuangan hukum rakyat kecil. Di tengah ketidakadilan yang masih sering terjadi, LBH Taretan Legal Justitia adalah rumah bagi mereka yang selama ini merasa tak punya tempat untuk bersuara,” pungkas Anwar. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Membanggakan! Siswi SDN Gapura Barat I Sumenep Tembus Juara III OPEC Se-Madura 2026
AMPD Desak Kemenag Buka Suara Soal Isu Pengisian Jabatan Strategis, Nilai Transparansi Jadi Penentu Kepercayaan Publik
Pelantikan PC IPNU-IPPNU Sumenep 2026-2028, KH Widadi Rahim: Regenerasi NU Lahirkan Pemimpin Masa Depan
dr. Laos Soroti Stigma ODGJ di Sumenep, Dukungan Keluarga Jadi Kunci Pemulihan
Debut Manis Atlet Baru, Kontingen Angkat Berat Sumenep Borong Dua Medali Perunggu di Kejurprov PABERSI Jatim 2026
Pelantikan KJS 2026–2029 dan Launching MEC 2026, Bupati Fauzi Ajak Insan Pers Perkuat Pembangunan Sumenep
Pengurus Ambalan Jokotole–Dewi Ratnadi MAN Sumenep Resmi Dilantik, Siapkan Generasi Pemimpin Berkarakter
Kapolresta Sumenep Terima Keris Pusaka dari Helmi Art Museum, Budayawan Perkuat Sinergi Lestarikan Warisan Budaya Madura

BERITA TERKAIT

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Membanggakan! Siswi SDN Gapura Barat I Sumenep Tembus Juara III OPEC Se-Madura 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:14 WIB

AMPD Desak Kemenag Buka Suara Soal Isu Pengisian Jabatan Strategis, Nilai Transparansi Jadi Penentu Kepercayaan Publik

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Pelantikan PC IPNU-IPPNU Sumenep 2026-2028, KH Widadi Rahim: Regenerasi NU Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:29 WIB

dr. Laos Soroti Stigma ODGJ di Sumenep, Dukungan Keluarga Jadi Kunci Pemulihan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Debut Manis Atlet Baru, Kontingen Angkat Berat Sumenep Borong Dua Medali Perunggu di Kejurprov PABERSI Jatim 2026

BERITA TERBARU