Lampu Traffic Light Tidak Diperbaiki, ini Penjelasan Dinas Perhubungan Sumenep

Sabtu, 27 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampu Traffic Light

Lampu Traffic Light

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Para pengendara roda dua maupun roda empat merasa dibingungkan melintas dijalan Raya Desa Banasare, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur.

Pasalnya, Lampu Traffic Light Simpang Tiga pengguna jalan diminta lebih hati-hati melewati lokasi ini. Terpantau Media, Sabtu (27/8/2022), lampu pengatur lalu lintas di simpang tiga tersebut sudah 1 (Satu) tahun belum ada pemeliharaan perbaikan.

Diketahui, Lampu Warning Hati-Hati (Lampu Traffic Light). kini jadi sorotan warga setempat akibat maraknya terjadi kecelakaan jalan lalu lintas di tempat lokasi

Ibu Yanti selaku warga Setempat disaat dikonfirmasi awak media mengatakan Lampu warning Hati-hati sudah setahun mati total.

” Sudah lama ini pak yang mati sering kecelakaan disini pak, tadi pagi saja saya membersihkan pecahan kaca seperti pecahan kaca mobil, kemarin juga kecelakaan polisi ditabrak kan kasihan juga pak,” ucap Yanti kepada Media

Saat disinggung oleh awak media emang tidak ada perbaikan,(red) dari dinas terkait, ia menjelaskan selama ini tidak ada perbaikan karena hilang ini pak. dua kali dipasangi hilang tapi kalau dikasih seperti pengaman insyaAllah tidak akan hilang.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Dukung Penuh Kenaikan UMK Sumenep 2025

Ditempat yang sama, Khaliq warga setempat menambahkan lampu ini mati sudah lama pak, karna akinya hilang. Gak tau diambil petugas apa orang lain yang mencuri saya tidak tahu.

” Kalau dulu itu sering digantikan akinya oleh petugas, tau-tau sampai sekarang tidak lihat siapa yang ngambil akinya itu,” ungkapnya kepada media ini, Sabtu (27/8) pagi.

Sambung dia, sering terjadi kecelakaan itu pasti barusan beberapa hari kecelakaan mas. Disini paling rawan kalau tidak hati-hati pasti mengalami kecelakaan. Tapi tidak sampai meninggal kecelakaan ditempat.

” Kadang saya bingung mas, untuk mau laporan sama siapa perbaikan lampu ini,” paparnya.

Sementara itu, demi menyandang informasi untuk disajikan diasumsi publik tim Sabtu (27/08/2022) melalui via telpon WhatsApp mengkonfirmasi Bagaimana perkembangan lampu Traffic Light masih belom,(red) terealisasikan perbaikan dijalan lingkar Utara Manding dan Desa Lalangon.

Baca Juga :  Perwika Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Kepulauan, Seminar Kewirausahaan Digelar di Masalembu

Melalui Kasi lalulintas Cholid Mawardi memaparkan lampu warning jalan lingkar utara itu masih dalam proses peralihan dari PU Bina Marga ke Kita. Tunggu dulu mas saya lihat peralihannya seperti apa.

Ia melanjutkan, untuk warning light Desa Lalangon itu masih dalam pendataan dari kita bahwasanya itu masih dalam tahapan-tahapan perbaikan cuman persoalannya anggarannya waktu itu tidak ada. ” Kan sudah Saya jelaskan kemarin, sebenarnya kita semua keinginan itu sudah ready cuman terkendala kita di anggarannya tidak dapat. karena tiga tahun terakhir kita kenak pandemi,” tandasnya.

Tempat terpisah, sepanjang jalan desa Banasare Kecamatan Rubaru dan Desa Ambunten sudah satu tahun belum ada titik terang dalam, (red) perbaikan Lampu Warning Light Cholid Mawardi memaparkan secara detail kondisi minimnya anggaran.

” Kita tidak bisa berbuat apa, karena anggarannya seperti itu, kita kan tau kita mengalami pandemi covid-19 mulai tahun 2019. Jadi banyak dibutuhkan anggarannya sedikit cuman,” cetusnya.

Baca Juga :  Antisipasi Pohon Tumbang, DLH Sumenep Siagakan Tim 24 Jam, Warga Diminta Jangan Ngeprank

Saat disinggung oleh wartawan terus anggaran tahun ini, (red) yang sudah terealisasikan kemana saja? Kita kan banyak dipioritas. Perhubungan banyak yang diprioritaskan mana yang pioritas bahkan saya itu pengen menggangkarkan 1.000 (seribu) rambu dan 1.000 (seribu) Apel tetapi kalau Anggaran seperti itu mau gimana lagi kita menunggu,” Harapannya.

Setidaknya kita harus memprioritaskan yang sudah ada terlebih dahulu yang masih dalam pemeliharaan,(red) kenapa masih mau menambah lagi kalau masih belum diselesaikan yang rusak?.

Untuk tahun ini, (red) pengadaan anggaran pemeliharaan apakah masih ada? ” Ada tapi volume sedikit mangkanya kita mencari yang pioritas. Kalau tahun ini tidak ada kayaknya, gak tau liat nanti di perubahan anggaran tahun ini siapa tahu dapat,” pungkasnya. (REDJAVA/TIM).

Berita Terkait

Perkuat Pengawasan Internal, Polres Sumenep Hadiri Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasum Polri
Pelepasan 58 Siswa SDN Pandian 1 Sumenep Berlangsung Khidmat, Haru dan Bahagia Berbaur Jadi Satu
Audiensi FWS di Komisi I DPRD Sumenep Berlangsung Gayeng, Dorong Tata Kelola e-Katalog dan Anggaran Publikasi Lebih Transparan
Percasi Sumenep Genjot Latihan Intensif, Bidik Prestasi Gemilang di Kejurprov Catur Jawa Timur 2026
Usai Pulang Takziah, Warga Pulau Giliraja Dikejutkan Rumahnya Ludes Terbakar, Polisi Sebut Diduga Akibat Korsleting Listrik
Menjaga Asa Pendidikan, Pemkab Sumenep Mulai Proses Pencairan Beasiswa bagi 126 Mahasiswa
Hallo Masyarakat Sumenep, Saatnya Dukung Jagoan Anda di Semifinal Festival Karaoke Dangdut Bupati Sumenep Cup 2026
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, BPS Sumenep Bangun Sinergi Strategis dengan Polres

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:39 WIB

Perkuat Pengawasan Internal, Polres Sumenep Hadiri Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasum Polri

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:06 WIB

Pelepasan 58 Siswa SDN Pandian 1 Sumenep Berlangsung Khidmat, Haru dan Bahagia Berbaur Jadi Satu

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:21 WIB

Audiensi FWS di Komisi I DPRD Sumenep Berlangsung Gayeng, Dorong Tata Kelola e-Katalog dan Anggaran Publikasi Lebih Transparan

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:07 WIB

Percasi Sumenep Genjot Latihan Intensif, Bidik Prestasi Gemilang di Kejurprov Catur Jawa Timur 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:22 WIB

Usai Pulang Takziah, Warga Pulau Giliraja Dikejutkan Rumahnya Ludes Terbakar, Polisi Sebut Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berita Terbaru