JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Sumenep terus memperkuat kualitas pembina kepramukaan melalui pelaksanaan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) dan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjut (KML) di Pondok Pesantren Al Amien Prenduan, Sabtu (15/5/2026).
Kegiatan pendidikan dan pelatihan tersebut resmi dibuka Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Sumenep, Zamzami Sabiq, dengan diikuti ratusan peserta dari berbagai gugus depan dan lembaga pendidikan di Kabupaten Sumenep.
Sebanyak 264 peserta tercatat mengikuti KMD, sedangkan 26 peserta lainnya mengikuti KML. Pelaksanaan kursus ini menjadi bagian dari upaya penguatan kualitas sumber daya manusia pembina Pramuka agar mampu menjawab tantangan pendidikan karakter generasi muda di era modern.
Dalam sambutannya, Dr. Zamzami Sabiq M.PSI, mengatakan bahwa pembina Pramuka tidak cukup hanya menjalankan aktivitas latihan rutin di gugus depan, melainkan harus mampu menjadi pemimpin yang dapat menggerakkan organisasi dan membangun karakter peserta didik.
“Pramuka membutuhkan pembina yang tidak hanya aktif menjalankan kegiatan, tetapi juga mampu menjadi leader yang bisa memimpin dan mengembangkan pembinaan di gugus depan,” kata Zamzami Sabiq dalam sambutannya.
Menurutnya, terdapat tiga tipe pembina Pramuka yang perlu dipahami dalam proses pendidikan kepramukaan, yakni operator, manajer, dan leader.
Ia menjelaskan, tipe operator merupakan pembina yang mampu menjalankan program latihan secara teknis. Karakter tersebut diharapkan lahir dari peserta KMD sebagai dasar kompetensi pembinaan.
Sementara pada jenjang KML, peserta didorong untuk berkembang menjadi pembina dengan kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang lebih kuat.
“Tipe manajer dan leader inilah yang diharapkan tumbuh dari peserta KML, sehingga mampu membawa gugus depan menjadi lebih aktif, progresif, dan berdampak bagi pembentukan karakter generasi muda,” ujarnya menambahkan.
Suasana pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat kepramukaan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Majelis Pengasuh dan Mudir TMI Al Amien Prenduan, jajaran Waka Binawasa Kwarcab Sumenep, Kapusdiklatcab, hingga para pelatih Gerakan Pramuka Kwarcab Sumenep.
Kegiatan KMD dan KML dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari dengan agenda materi kepemimpinan, manajemen organisasi, praktik lapangan, serta penguatan kompetensi kepembinaan.
Melalui pelatihan tersebut, Kwarcab Gerakan Pramuka Sumenep berharap lahir pembina-pembina berkualitas yang mampu menjadi pendidik karakter, penggerak organisasi, dan pemimpin masa depan bagi generasi muda di Kabupaten Sumenep. (REDJAVA****)












