Ketum FRN Agus Flores : Kita Bergerak Bilamana Saudara Kita Tersakiti

- Redaksi

Sabtu, 15 April 2023 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum FRN Agus Flores

Ketum FRN Agus Flores

JAVANETWORK.CO.ID.MANGGARAI – Jurnalis Televisi Republik Indonesia Nusa Tenggarai Timur yang bertugas di Kabupaten Manggarai Timur, berinisial P diduga diintimidasi bahkan diancam bunuh.

Ancaman yang disampaikan melalui pesan singkat (SMS) itu diterima P sekitar pukul 11.00 malam, Rabu, 12 April 2023, Isi ancaman yang terdiri dari dua SMS itu memprotes P yang memang getol membongkar kasus korupsi pengadaan terminal kembur di Kabupaten Manggarai timur.

“Selamat malam om, saya minta om jangan masuk dalam kasus ini, om tidak tau kasus ini bagaimana, jangan sampai saya nanti bunuh kraeng dan saya akan lapor kraeng, lebih cukup sudah menulis tentang ini,” begitu bunyi SMS yang diterimanya.

Pengirim SMS juga meminta agar P berhenti menulis kasus dugaan Pengadaan Lahan Terminal Kembur, Manggarai Timur.

Tampaknya si pengirim ancaman tersebut mulai gerah dengan pemberitaan yang menyangkut dugaan kasus pengadaan lahan terminal kembur.

Baca Juga :  KPU Jatim Gelar Media Gathering, Choirul Anam Sebut Logistik Pemilu 2024 Sudah Didistribusikan ke-116 Pulau di Sumenep

Bahkan si pengirim mengatakan agar wartawan tidak percaya begitu saja dengan statemen dari pihak tertentu.

“Jangan dengar-dengar kata orang lain, Mau apa rupanya kalian?” tulis nomor tersebut.

Saat dirinya mencoba menghubunginya kembali nomor tersebut tidak aktif.

“Saat saya mau telfon, nomor itu tidak aktif lagi.” kata wartawan TVRI NTT saat dihubungi media ini (13/04).

Agus Flores ketua umum Fast Respon Polri angkat suara, menyayangkan aksi dugaan intimidasi yang dilakukan Oknum terkait wartawan TVRI NTT menulis kasus dugaan Pengadaan Lahan Terminal Kembur, Manggarai Timur. Kami keluarga besar wartawan/jurnalist se_Indonesia akan membela dan bergerak bilamana saudara kita tersakiti,”ujar Agus Flores.

Baca Juga :  Berikan Manfaat, Rutan Sumenep Bekali WBP dengan Keterampilan Pertanian

Berharapa Kapolda NTT memberikan perlindungan kepada wartawan TVRI NTT, karena kita dilindungi undang-undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.,”pungkas Agus Flores. (REDJAVA/FRN****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU