Ketika Keringat Tak Dibayar, Kuli Bangunan Justru Diperkarakan

- Redaksi

Kamis, 17 Juli 2025 - 23:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketika Keringat Tak Dibayar, Kuli Bangunan Justru Diperkarakan

Ketika Keringat Tak Dibayar, Kuli Bangunan Justru Diperkarakan

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Niat baik enam orang kuli bangunan di Desa Gapura Tengah, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, berujung pada jeratan hukum.

Mereka dilaporkan ke polisi atas dugaan tindak pidana pengeroyokan, setelah berupaya menagih hak mereka yang tak kunjung dibayar usai menyelesaikan pembangunan sebuah gudang milik warga.

Cerita memilukan ini bermula saat H. Nidam, seorang mandor bangunan, bersama lima pekerja lainnya dipercaya membangun sebuah gudang milik perempuan berinisial Z, warga Desa Panagan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya mengandalkan tenaga, H. Nidam bahkan rela menalangi pembelian material bangunan dari kantong pribadinya senilai Rp3,5 juta, demi kelancaran proyek yang dijanjikan akan dibayar lunas setelah rampung.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Sidak Gudang Pupuk : Mafia Pupuk Berhadapan Dengan Saya

Namun janji tinggal janji. Hingga pekerjaan selesai, pembayaran tak kunjung tuntas. Dari total kesepakatan, Ibu Z masih menunggak lebih dari Rp4,5 juta untuk material, sementara upah kerja keenam pekerja pun belum dibayar sepeser pun.

“Kami kerja siang malam, kehujanan dan kepanasan. Demi kepercayaan, kami pakai uang pribadi dulu beli semen dan batu. Tapi sekarang malah kami yang rugi. Bayaran belum dikasih, malah kami dipolisikan,” ungkap H. Nidam lirih, saat ditemui di kediamannya, Kamis (17/7/2025).

Dalam penuturannya, setelah beberapa kali menagih dan tak mendapat kepastian, pihaknya menerima pernyataan dari Ibu Z via telepon yang mengatakan: “Ambil saja material itu lagi, tidak apa-apa.”

Baca Juga :  Polda Sulteng Tangkap Satu DPP Tindak Pidana Perkebunan di kabupaten Buol

Berbekal kalimat itu, dengan berat hati, H. Nidam dan rekan-rekannya mengambil kembali beberapa material bangunan yang telah terpasang di gudang tersebut.

Langkah itu mereka anggap sebagai upaya terakhir untuk menutup sebagian kerugian yang kini menghimpit mereka, termasuk utang ke toko bangunan.

Namun keputusan pahit itu justru menjadi bumerang. Tak berselang lama, keenam kuli bangunan ini dilaporkan ke Polsek Gapura dengan tuduhan melanggar Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

“Kami hanya mau ambil barang yang memang kami beli sendiri. Itu pun atas izin dari dia (Ibu Z). Tidak ada kekerasan, tidak ada pengeroyokan. Tapi kami diperlakukan seperti penjahat,” tutur salah satu rekan H. Nidam, dengan mata berkaca-kaca.

Kini, mereka menjalani pemeriksaan di tengah beban moral dan finansial yang kian menghimpit. Sementara pemilik gudang yang diduga lalai membayar kewajibannya, belum memberikan klarifikasi resmi atas tudingan tersebut. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Rutan Sumenep Catat Skor Nyaris Sempurna, Indeks Pelayanan Tembus 98,30

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU