Keraton Langit: Mengambil Madu Tanpa Merusak Sarang, Sebuah Gerakan Revolusioner Menuju Keberlanjutan

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengasuh Keraton Langit Kiai Abdul Adhim

Pengasuh Keraton Langit Kiai Abdul Adhim

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah arus eksploitasi alam yang semakin masif, Keraton Langit hadir sebagai gerakan revolusioner yang menawarkan solusi berkelanjutan.

Dengan filosofi “Mengambil Madu Tanpa Merusak Sarang”, gerakan ini bukan sekadar inovasi dalam budidaya lebah, tetapi juga simbol perlawanan terhadap pola eksploitasi yang merusak ekosistem.

Kiai Abdul Adhim, Pengasuh Keraton Langit, menegaskan bahwa konsep ini lahir dari nilai-nilai kearifan lokal dan spiritualitas yang mendalam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin mengajarkan bahwa manusia harus mengambil manfaat dari alam tanpa harus merusaknya. Lebah adalah makhluk yang penuh berkah, mereka bekerja dengan harmoni. Jika kita mengambil madunya tanpa merusak sarang, maka kehidupan mereka tetap berlanjut, dan kita pun tetap mendapat manfaat. Ini bukan sekadar metode, tapi filosofi hidup,” ujarnya, Rabu (12/03)2025) malam.

Gerakan ini tidak hanya berhenti pada budidaya lebah. Keraton Langit juga mengusung prinsip keberlanjutan dalam berbagai aspek kehidupan.

Baca Juga :  Serba-Serbi Idul Adha 1446 H di Rutan Sumenep: Dari Sholat Berjamaah hingga Pemotongan Hewan Kurban

Dari pertanian organik hingga pendidikan ekologi berbasis pesantren, inisiatif ini menjadi model bagaimana teknologi dan spiritualitas dapat bersinergi.

“Kami ingin umat ini move on dari pola pikir eksploitatif ke pola pikir regeneratif. Berkarya dengan bijak, berinovasi tanpa merusak, dan tetap bermanfaat bagi sekitar. Ini bukan hanya tentang lebah dan madu, tapi tentang bagaimana kita memandang alam dan kehidupan,” tegas Kiai Abdul Adhim.

Di bulan suci Ramadan, nilai-nilai yang diusung Keraton Langit semakin relevan. Kiai Abdul Adhim mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum perubahan.

“Ramadan adalah bulan penyucian, bukan hanya diri tetapi juga cara kita berinteraksi dengan alam. Menahan diri dari keserakahan, berbagi dengan sesama, dan menjaga keseimbangan, itulah makna sejati Ramadan. Jika kita bisa menerapkan filosofi ‘mengambil madu tanpa merusak sarang’ dalam kehidupan sehari-hari, maka kita telah melangkah menuju keberkahan sejati,” paparnya.

Sebuah gerakan telah dimulai. Sudah saatnya kita mengambil manfaat tanpa merusak, membangun tanpa menghancurkan, dan menjaga alam sebagai bagian dari ibadah. Keraton Langit bukan sekadar tempat, tetapi pergerakan menuju masa depan yang lebih baik. (REDJAVA****)

Baca Juga :  SATLANTAS SUMENEP EDUKASI MAHASISWA DAN SECURITY UPI UNTUK TEKAN ANGKA KECELAKAAN LALULINTAS

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU