JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep terus memperkuat ikhtiar membangun keluarga yang tangguh dan harmonis. Melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Kemenag menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program Gerakan Keluarga Maslahat (GKM) pada Rabu (17/9/2025), bertempat di Aula Pelayanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT).
Rakor ini menghadirkan seluruh pengurus GKM dari 27 kecamatan se-Kabupaten Sumenep. Kehadiran mereka menjadi wujud komitmen bersama untuk menyatukan langkah dalam mengembangkan program berbasis penguatan keluarga yang berlandaskan nilai keagamaan dan kebangsaan.
Kepala Kantor Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, menegaskan bahwa GKM tidak boleh berhenti sebatas simbol atau seremonial. Menurutnya, gerakan ini merupakan strategi nyata untuk membangun ketahanan keluarga, meningkatkan kesejahteraan, sekaligus menanamkan nilai-nilai religius dan nasionalisme.
“Gerakan Keluarga Maslahat adalah ikhtiar kolektif. Kita ingin keluarga-keluarga di Sumenep tumbuh kuat, harmonis, dan menjadi fondasi kokoh bagi masyarakat yang maslahat,” ujar Wasid dalam sambutannya.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Sumenep, Moh. Mabrur, menyampaikan bahwa Rakor juga menjadi forum evaluasi atas capaian program, sekaligus ruang merumuskan strategi ke depan. Beberapa agenda penting yang dibahas antara lain peningkatan layanan bimbingan keluarga sakinah, penguatan peran penyuluh agama, serta keterlibatan tokoh masyarakat dalam pembinaan keluarga di akar rumput.
“Kita ingin memastikan GKM benar-benar hadir di tengah masyarakat. Kehadirannya harus dirasakan, mampu menyentuh lebih banyak keluarga, dan memberi solusi atas persoalan yang dihadapi,” kata Mabrur.
Melalui Rakor ini, Kemenag Sumenep berharap pengurus GKM di setiap kecamatan semakin solid dalam menjalankan peran dan fungsinya. Dengan begitu, cita-cita untuk mewujudkan masyarakat Sumenep yang maslahat, religius, dan harmonis dapat terwujud secara berkelanjutan. (REDJAVA****)











