Kasus DBD di Sumenep Turun Drastis, Dinkes Sebut Kesadaran Warga Jadi Kunci

- Redaksi

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Samsuri, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan P2KB Sumenep

H. Samsuri, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan P2KB Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kabupaten Sumenep, Madura, mencatat penurunan signifikan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga akhir Desember 2025, Dinas Kesehatan P2KB mencatat 1.159 kasus DBD, turun dari 1.532 kasus pada 2024.

H. Samsuri, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, menilai penurunan ini mencerminkan kesadaran masyarakat yang semakin tinggi terhadap kebersihan lingkungan.

“Penurunan ini nyata karena masyarakat mulai aktif membersihkan lingkungan dan memantau tempat-tempat penampungan air,” kata Samsuri, Jum’at (09/01/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pencegahan penyakit musiman ini dilakukan melalui surat edaran ke seluruh puskesmas, penyediaan obat-obatan dan sarana medis, serta penyuluhan kolaboratif yang melibatkan posyandu, desa, kecamatan, dan lembaga pendidikan.

“Bahkan, Dinas Kesehatan memanfaatkan mobil perpustakaan keliling untuk woro-woro program kesehatan ke masyarakat,” tambahnya.

Meski kasus tersebar di seluruh puskesmas, Puskesmas Kalianget tercatat sebagai wilayah dengan jumlah kasus terbanyak. Untuk mencegah penyebaran lebih luas, kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) diberdayakan di desa-desa dan lembaga pendidikan.

“Tim Jumantik tak hanya memantau jentik, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama soal tempat penampungan air yang rentan menjadi sarang nyamuk. Pemasangan bubuk ABATE juga menjadi langkah efektif membasmi jentik nyamuk Aedes aegypti,” ujar Syamsuri.

Dia menekankan, peran aktif masyarakat dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) menjadi kunci utama pengendalian DBD.

“Kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Tanpa partisipasi masyarakat, upaya pencegahan tidak akan maksimal,” pungkasnya.

Penurunan kasus DBD ini menjadi sinyal positif bagi Sumenep, namun pihak Dinas Kesehatan mengingatkan agar kewaspadaan tetap dijaga, terutama memasuki musim hujan yang rawan peningkatan kasus penyakit menular. (REDJAVA/$$$)

Baca Juga :  Sinergitas TNI-POLRI dan Pihak Terkait, Kapolres Sumenep Tinjau Lokasi Banjir di Kecamatan Pragaan

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU