JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa terus digencarkan. Salah satunya melalui peluncuran operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual, Sabtu (16/5/2026).
Di Kabupaten Sumenep, kegiatan launching nasional tersebut diikuti Kasdim 0827/Sumenep Mayor Cpl Suwandi mewakili Dandim 0827/Sumenep dari Desa Beluk Raja, Kecamatan Ambunten.
Program Koperasi Merah Putih menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui penguatan sektor usaha, distribusi pangan, hingga hilirisasi produk lokal.
Dalam peluncuran itu, Presiden Prabowo meresmikan sebanyak 1.061 titik KDKMP yang tersebar di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sebanyak 530 unit berada di tujuh kabupaten di Jawa Timur, sementara 531 unit lainnya tersebar di delapan kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Peresmian dipusatkan di Desa Nglawak dan diikuti secara daring oleh sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Sumenep.
Kasdim 0827/Sumenep Mayor Cpl Suwandi mengatakan, kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
“Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah nyata pemerintah dalam memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat desa. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga serta memperkuat usaha lokal berbasis potensi desa,” kata Kasdim Mayor Cpl Suwandi disela kegiatan.
Menurutnya, koperasi tidak hanya berperan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Dengan sistem pengelolaan yang terstruktur, koperasi diyakini mampu memperlancar distribusi hasil pertanian dan produk lokal sehingga memberi nilai tambah bagi masyarakat desa.
“Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, program ini juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga desa. Jika dikelola secara maksimal, koperasi dapat menjadi fondasi pembangunan ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan,” tambahnya.
Setiap unit KDKMP diketahui melibatkan 17 tenaga kerja yang seluruhnya berasal dari desa setempat. Program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat visi swasembada pangan nasional melalui penguatan produksi hingga pemasaran hasil pangan lokal.
Kegiatan launching di Desa Beluk Raja turut dihadiri jajaran Forkopimcam Ambunten, Kadiskop UKM Perindag Sumenep, Kadis PMD Sumenep, Pgs. Pasiter Kodim 0827/Sumenep Kapten Inf Agung Muhaimin, Kepala Desa Beluk Raja, Ketua KDKMP Beluk Raja, pendamping koperasi, serta masyarakat setempat. (REDJAVA****)












