Kare Mator: Ketika Disdukcapil Sumenep Menyapa Rakyat dari Pintu ke Pintu di Pelosok

- Redaksi

Jumat, 30 Mei 2025 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Sumenep Wahasa

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Sumenep Wahasa

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah riuhnya modernisasi layanan publik, satu gebrakan hening namun menggetarkan lahir dari ujung timur Pulau Madura.

Pemerintah Kabupaten Sumenep, lewat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), menjawab kesenjangan layanan kependudukan dengan cara paling sederhana namun bermakna: mengendarai motor, mengetuk pintu-pintu rumah rakyat kecil, dan memastikan setiap jiwa terdata sebagai bagian sah dari Republik ini.

Program ini bernama Kare Mator, singkatan dari Karep Aladhini Rekan Nompa’ Motor sebuah frasa khas Madura yang secara harfiah bermakna “kemauan untuk melayani dengan naik motor”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, di balik makna harfiahnya, tersembunyi semangat besar: mendekatkan negara kepada warga yang tak mampu mendekati negara.

“Kami menyadari bahwa tidak semua warga bisa datang ke kantor Disdukcapil. Maka, kami yang harus datang kepada mereka,” ujar Wahasah, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Sumenep, Jum’at (30/05/2025).

Dengan mengendarai sepeda motor, para petugas menyusuri jalan-jalan sempit, melintasi persawahan, menyeberangi wilayah berbukit dan terpencil, untuk menemui lansia yang terbaring di dipan bambu, penyandang disabilitas yang tak bisa melangkah jauh, hingga keluarga nelayan yang hidup di pesisir jauh dari keramaian.

Baca Juga :  Perkuat Ketahanan Pangan Sumenep, Kapolres dan Kepala BPS Satukan Langkah Lewat Sinergi Data dan Keamanan

Di setiap kunjungan, perekaman data biometrik dilakukan secara langsung. Warga tak perlu mengurus dokumen ke kota, karena dokumen seperti KTP elektronik akan dicetak di Mal Pelayanan Publik (MPP) dan dikirimkan kembali ke rumah mereka.

“Kami tidak hanya mendata. Kami juga menyampaikan betapa pentingnya dokumen kependudukan untuk hidup mereka mulai dari bantuan sosial, layanan kesehatan, hingga akses pendidikan anak-anak,” tambah Wahasah.

Yang membedakan Kare Mator bukan hanya motornya, tapi juga hatinya. Program ini tak semata soal teknis pelayanan, melainkan tentang keadilan dan keberpihakan pada yang lemah.

“Negara harus hadir tidak hanya di kota dan keramaian, tetapi juga di tikungan-tikungan sepi dan rumah-rumah reyot yang selama ini merasa tak punya nama di sistem administrasi,” ucap Wahasah.

Respons masyarakat pun mengharukan. Tak jarang warga menitikkan air mata saat pertama kali menerima KTP elektronik mereka. Sebuah kartu kecil, namun berarti besar: identitas, pengakuan, dan jembatan ke pelayanan-pelayanan dasar negara.

Baca Juga :  Gandeng UNIBA, Pemkab Sumenep Gelar Sosialisasi Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba di Kalangan Pelajar SMA dan Mahasiswa

Kare Mator bukan sekadar program lokal. Ia adalah cermin dari cita-cita pelayanan publik yang berkeadilan dan inklusif. Di saat sebagian daerah masih terjebak dalam birokrasi kaku dan pelayanan yang menjauh, Sumenep memilih jalan sebaliknya: mendekat dan menyentuh.

Baca Juga :  Tingkatkan Kesejahteraan UMKM Warga Lobuk Sumenep, UNIJA Madura Salurkan Alat Produksi Ikan Krispi

Dengan inovasi ini, Sumenep tidak hanya mencatatkan angka pelayanan, tetapi juga menuliskan kisah keberpihakan yang layak ditiru nasional. Sebuah langkah kecil dari ujung Madura yang bisa menggema ke seluruh pelosok Nusantara.

Dan mungkin, inilah bentuk terbaik dari pelayanan publik: ketika negara tidak sekadar menunggu di balik meja, tetapi rela menempuh jalan panjang demi mengetuk pintu-pintu rakyatnya.

“Kami ingin memastikan, tak ada satu pun warga Sumenep yang merasa asing di negeri sendiri hanya karena tak punya dokumen kependudukan,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU