Kapolri Perintahkan Segera Tangkap Ismail Bolong

Senin, 21 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si memerintahkan anak buahnya segera menangkap bekas anggota Satuan Intel dan Keamanan Polres Samarinda Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Ismail Bolong.

Ismail Bolong diduga menjadi beking tambang ilegal di wilayah Kalimantan Timur.

“Saya sudah perintahkan untuk menangkap Ismail Bolong. Kita tunggu saja,” kata Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Ismail Bolong ramai diperbincangkan publik saat video pengakuannya sebagai pemain tambang ilegal di Kalimantan Timur viral pada awal November lalu.

Ismail mengatakan menjual batu bara ilegal itu kepada Tan Paulin. Trader batu bara asal Surabaya itu diduga sering beranjangsana ke beberapa pejabat Polri.

Baca Juga :  Irjen Ferdy Sambo Akui Telah Merekayasa Kasus Tewasnya Brigadir J

Ismail juga mengaku menyetor uang kepada anggota hingga pejabat Polri seperti Kepala Badan Reserse Kriminal Umum Komisaris Jenderal Drs. Agus Andrianto, M.H

Dalam sebulan, Ismail dan para pemain tambang ilegal lainnya mengumpulkan sekitar Rp 10 miliar yang disetor satu pintu melalui Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Timur.

Tak lama kemudian, Ismail membuat video yang mengklarifikasi pernyataannya sendiri. Dia mengaku testimoni awal ihwal setoran kepada Komjen Agus atas perintah Kepala Biro Pengamanan Internal Divisi Propam Polri Brigadir Jenderal Hendra Kurniawan di salah satu hotel pada Februari lalu. Namun Hendra, lewat kuasa hukumnya Henry Yosodiningrat membantah ucapan Ismail itu.

Ihwal keterangan Ismail yang berbeda-beda itu, Kapolri tak ingin hal tersebut menjadi polemik di masyarakat.

Baca Juga :  Terima Silaturahmi AUTADA, Kapolda Jatim : Kami Mohon Maaf Bila Ada Perilaku Anggota Yang Masih Belum Sempurna dan Banyak Kekurangan

“Dia pernah memberi testimoni, benar atau tidak, kami tidak tahu. Muncul video lagi yang menyampaikan dia memberikan testimoni karena dalam kondisi tekanan. Benar atau tidak, kami tak tahu. Supaya lebih jelas, makanya lebih baik tangkap saja. Kami perlu memeriksa Ismail Bolong,” ujar Kabareskrim Polri itu.

Kepada awak media dilaporkan, Jenderal Polisi Drs. Sigit Listyo Sigit Prabowo, M.Si mengaku sudah mendengar laporan dari Biro Paminal Divisi Propam ihwal para pemain tambang ilegal yang dibekingi anggota hingga pejabat Polri pada Februari lalu.

Sebagai tindak lanjut, Kapolri mencopot Kapolda Kalimantan Timur ketika itu, Inspektur Jenderal Herry Rudolf Nahak dan beberapa pejabat lainnya.

Baca Juga :  BAGAIMANA SEKDA SUMENEP?

“Ketika Paminal menangani laporan ini pada awal tahun, mereka melapor. Saya perintahkan untuk pemeriksaan. Saya minta didalami dan mengambil langkah. Kami sudah copot Kapolda dan para pejabat terkait saat itu,” ucapnya.

Tambang ilegal batu bara marak di Kalimantan Timur. Jaringan Advokasi Tambang Kalimantan Timur mencatat setidaknya ada sekitar 151 titik tambang ilegal di sana per Januari 2022.

Jatam Kaltim sering melaporkan aktivitas tambang koridor tersebut disertai titik koordinat dan bukti-bukti lain ke Polda, Polres, gubernur, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral serta lembaga lain, namun banyak yang tidak ditindaklanjuti. (REDJAVA/FRN****)

Berita Terkait

DPC PKB Sumenep Bentuk Kepengurusan Baru, Kader Muda Dominan dan Perempuan Capai 40 Persen
Danrem Bhaskara Jaya Buka Festival Keris Sumenep, Dorong Aengtongtong Jadi Destinasi Wisata Budaya Kelas Nasional
Musda X LDII Sumenep Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi dengan Pemkab untuk Pembangunan Daerah
Haflatul Imtihan Annuqayah 2026 Perkuat Sanad Keilmuan Melalui Bedah Buku The Qur’anything
Kisah Haru Nabil Sidoarjo: Tak Bisa Berjalan Pasca Kecelakaan, Kini Dapat Kursi Roda dan Jaminan Pendidikan dari Lita Machfud Arifin
Kurve di Mako Polres Sumenep, Bangun Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Lingkungan
Pilkades Sumenep 2027: Achmad Farid Azzyadi Jadi Figur yang Mulai Diperhitungkan di Payudan Dundang
Hadapi Musim Kemarau 2026, Bupati Achmad Fauzi Resmi Berlakukan Siaga Darurat Kekeringan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:00 WIB

DPC PKB Sumenep Bentuk Kepengurusan Baru, Kader Muda Dominan dan Perempuan Capai 40 Persen

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:55 WIB

Danrem Bhaskara Jaya Buka Festival Keris Sumenep, Dorong Aengtongtong Jadi Destinasi Wisata Budaya Kelas Nasional

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:36 WIB

Musda X LDII Sumenep Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi dengan Pemkab untuk Pembangunan Daerah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:30 WIB

Haflatul Imtihan Annuqayah 2026 Perkuat Sanad Keilmuan Melalui Bedah Buku The Qur’anything

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:59 WIB

Kisah Haru Nabil Sidoarjo: Tak Bisa Berjalan Pasca Kecelakaan, Kini Dapat Kursi Roda dan Jaminan Pendidikan dari Lita Machfud Arifin

Berita Terbaru