JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Dalam suasana apel pagi yang berlangsung penuh semangat, Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, memberikan sejumlah arahan penting kepada seluruh jajarannya di halaman Mapolres, Senin (28/04/2025).
Kegiatan diawali dengan ajakan Kapolres kepada seluruh peserta apel untuk saling bersalaman dan tersenyum kepada rekan di kanan dan kiri.
Langkah sederhana ini, menurutnya, bertujuan menciptakan suasana akrab sekaligus menghilangkan ketegangan sebelum memasuki rutinitas tugas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita harus kompak, bahkan dalam hal kecil sekalipun. Gerakkan kaki, jangan kaku, biar tidak tegang,” tegas AKBP Rivanda di hadapan peserta apel.
Dalam arahannya, Kapolres menyoroti beberapa isu penting yang belakangan menjadi perhatian, termasuk kasus penganiayaan tahanan yang terjadi di wilayah lain.
Ia mengingatkan agar seluruh anggota menjaga integritas dan menghindari segala bentuk kekerasan, terutama terhadap tahanan.
“Kita bukan manusia super. Jika terjadi sesuatu, ingat, kita bisa kalah jumlah. Karena itu, pengawasan terhadap tahanan harus ketat dan sesuai prosedur,” ujarnya mengingatkan.
Evaluasi terkait sistem keamanan internal juga menjadi bagian penting dalam pengarahan tersebut.
Kapolres menginstruksikan pemasangan sistem alarm (steling) di pos penjagaan, agar setiap situasi darurat dapat segera direspons oleh seluruh personel piket.
Tak hanya itu, Kapolres juga memberi perhatian khusus terhadap masalah narkoba dan judi online di kalangan anggota.
Sosok orang nomer di jajaran Korps Bhayangkara Sumenep memperingatkan tegas bahwa masih ditemukan indikasi keterlibatan anggota dalam kedua kasus tersebut.
“Saya ingatkan, berhenti sekarang juga. Jangan hancurkan masa depanmu hanya karena tidak bisa menahan diri,” katanya.
Mantan Kapolres Tenggamus Lampung bahkan mencontohkan kasus-kasus besar yang berujung hukuman berat, termasuk pidana mati, akibat keterlibatan aparat dalam jaringan narkoba.
Di era digital saat ini, lanjut Kapolres, setiap gerak-gerik anggota Polri dapat terekam kamera dan tersebar luas melalui media sosial.
Karena itu, dirinya menekankan pentingnya kehati-hatian dalam bersikap.
“Sadar kamera. Sekali saja salah langkah, masyarakat bisa salah paham, dan citra Polri ikut tercoreng,” ungkapnya.
Menutup arahannya, AKBP Rivanda kembali mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik, kekompakan, serta profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Saya tidak mau lagi ada pelanggaran berat di Polres Sumenep. Kita harus menjadi contoh baik bagi masyarakat,” pungkasnya.
Apel pagi ditutup dengan persiapan pasukan untuk melaksanakan tugas di satuan masing-masing. (REDJAVA****)









