JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sejumlah kapal pengangkut sembako sudah hampir seminggu tertahan dan bersandar, tidak pulang akibat dampak ketinggian gelombang laut yang mencapai dua meter, tertahan di Banyuwangi dan Sumenep.
Hal tersebut dikatakan Kepala Adpel Sapeken Abdur Rahman bahwa saat ini sejumlah kapal pengangkut sembako yang semestinya sudah pulang ke Sapeken, masih tertahan di daratan.
“Semestinya tiga hari yang lalu, kapal pengangkut sembako sudah sampai. Namun akibat cuaca ekstrem di laut sehingga tertahan di pantai Boom Kelurahan Kampung Mandar Banyuwangi dan pelabuhan Gresik Putih Kalianget,” ucap Kepala Adpel Sapeken Abdur Rahman.
Dirinya mengimbau agar semua perusahaan pelayaran untuk sementara dihentikan demi mengutamakan keselamatan. Atas hasil koordinasi dengan BMKG dikatakan gelombang laut untuk saat ini sangat membahayakan.
“Untuk itulah, saya mengimbau untuk bersabar menunggu cuaca kembali membaik sehingga pelayaran bisa aman,” tegasnya. (REDJAVA/*****)












