Kadiv Humas : Belum Ada Penambahan Personil Pasca Lukas Enembe Ditangkap KPK

- Redaksi

Kamis, 12 Januari 2023 - 00:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadivhumas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo

Kadivhumas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo

JAVANETWORK.CO ID.JAKARTA – Mabes Polri belum berencana mengirimkan tambahan personel ke Papua usai penangkapan Gubernur Lukas Enembe oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (10/1).

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo tidak menampik bahwa pasca penangkapan Enembe sempat ada kericuhan di Mako Brimob Kotaraja dan Bandara Sentani. Hanya saja, kata dia, pengamanan masih akan dilakukan menggunakan personel yang sudah ada.

“Belum ada (penambahan) masih menggunakan personel organik yang ada. Aparat keamanan TNI-Polri terus mengantisipasi situasi Kamtibmas Papua agar tetap kondusif pasca kejadian kemarin,” jelasnya saat dikonfirmasi, Rabu (11/01/2023).

Sebelumnya, salah seorang pendukung Gubernur Papua Lukas Enembe dilaporkan tewas tertembak usai terlibat kericuhan di area Bandara Sentani, Selasa (10/1).

“Iya, benar ada yang tewas tertembak,” ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Prabowo.

Ignatius mengatakan kejadian tersebut bermula ketika Lukas Enembe masih berada di Bandara Sentani untuk dibawa menuju Jakarta. Saat itu, sejumlah simpatisan Lukas Enembe mencoba memasuki Landasan Udara Bandara Sentani.

Baca Juga :  Polda Jatim Lakukan Pengaman VVIP Konferensi Cocotech 2024

Menurutnya mereka tidak terima dengan penangkapan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Enembe. Simpatisan Enembe, kata dia, kemudian mencoba melakukan penyerangan terhadap petugas yang mengamankan lokasi Bandara.

Ignatius mengklaim petugas terpaksa melepaskan tembakan untuk melumpuhkan para simpatisan. Ia mengaku tembakan tersebut mengenai bagian bawah pinggang korban.

Baca Juga :  Wakapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 4 Pati Polri

Menurutnya, korban juga sempat dibawa ke RSUD Yowari untuk mendapatkan perawatan, namun nyawanya tetap tidak tertolong.

“Korban ditembaknya di bawah pinggang. Itukan memang standar untuk penembakan melumpuhkan. Tapi memang yang bersangkutan pada saat dilakukan perawatan di RS dinyatakan meninggal dunia,” jelasnya.

“Satu itu warga kena rekoset karena berada di sekitar lokasi,” pungkasnya. (REDJAVA/FRN****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU