JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Arif Susanto, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk meningkatkan kesadaran dan peran aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Ajakan tersebut disampaikan saat dirinya memimpin apel gabungan pada Senin (18/5/2025) yang berlangsung di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jalan Dr. Cipto, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep.
Apel ini diikuti oleh ratusan ASN dari berbagai instansi, termasuk para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat eselon III dan IV, serta jabatan fungsional (jafung) di lingkungan Pemkab Sumenep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Arif menyampaikan tiga pesan penting yang menjadi perhatian utama DLH dalam mewujudkan lingkungan Kabupaten Sumenep yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
“Pertama, saya minta agar ASN menjadi pioneer atau agen perubahan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Jadilah teladan, mulai dari lingkungan kerja masing-masing hingga tempat tinggal. Kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, tapi juga setiap individu, apalagi ASN yang punya posisi strategis di masyarakat,” ucapnya.
Kedua, Arif mendorong ASN untuk berinisiatif meningkatkan sarana dan prasarana pendukung kebersihan.
Menurutnya, tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah daerah, tapi semua pihak harus turut serta, termasuk ASN sebagai unsur penggerak birokrasi dan pelayanan publik.
“Lingkungan yang bersih lahir dari dukungan fasilitas yang memadai. Kita butuh tempat sampah yang layak, sistem pengelolaan sampah yang tertib, serta kesadaran untuk merawat fasilitas yang ada. Ini bukan semata urusan teknis, melainkan bagian dari budaya kerja dan hidup sehat,” jelasnya.
Ketiga, Arif menegaskan pentingnya kontribusi ASN dalam memenuhi kewajiban membayar retribusi kebersihan.
Pihaknya menyebut bahwa pembayaran retribusi bukan hanya sekadar kewajiban administratif, tetapi bentuk nyata partisipasi dalam pembiayaan layanan kebersihan yang manfaatnya dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
“Kalau kita ingin layanan kebersihan semakin baik, maka kita juga harus berkontribusi melalui retribusi. Jangan hanya menuntut sampah diangkut, tapi tidak mau menunaikan kewajiban. ASN harus jadi contoh yang konsisten antara ucapan dan tindakan,” tegasnya.
Mantan Camat Rubaru itu juga mengingatkan bahwa keberhasilan menjaga kebersihan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan melalui kolaborasi dan kesadaran kolektif. Pemerintah, masyarakat, dan ASN harus berada dalam satu gerakan yang seirama demi mewujudkan Sumenep yang bersih, hijau, dan sehat.
“Jika ASN mampu menjalankan tiga hal ini secara konsisten, saya optimis wajah lingkungan Sumenep akan berubah menjadi lebih baik. Mari mulai dari diri kita sendiri, dari tempat kita bekerja, dan dari lingkungan tempat tinggal kita,” pungkas Arif Susanto. (REDJAVA****)









