JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Aksi cepat petugas Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Sumenep dalam menangani putusnya kabel listrik akibat tersangkut truk bermuatan tinggi di Desa Paberasan, Kecamatan Kota Sumenep, pada Selasa malam (5/8/2025) sekitar pukul 23.00 WIB, menuai apresiasi dari warga setempat.
Kejadian bermula saat sebuah truk pengangkut bahan bangunan melintas di jalan desa dengan muatan melebihi batas aman. Kabel listrik tegangan rendah yang membentang di atas jalan tersangkut dan terputus, menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah rumah warga.
Tim teknis dari PLN ULP Sumenep langsung diterjunkan ke lokasi tidak lama setelah menerima laporan. Meskipun kejadian berlangsung larut malam, para petugas tetap sigap dan profesional dalam menangani gangguan tersebut hingga aliran listrik berhasil dipulihkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sulihaini, warga Desa Paberasan yang rumahnya terdampak kejadian tersebut menyampaikan apresiasinya kepada petugas PLN.
“Saya sangat mengapresiasi petugas PLN. Mereka datang malam-malam, langsung memperbaiki dengan cepat dan ramah. Kami sempat khawatir karena kabel putus berada sangat dekat dengan rumah, tapi semuanya bisa ditangani dengan baik,” ujarnya kepada media ini, Selasa malam (05/08/2025).
Namun, Sulihaini juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap truk-truk bermuatan tinggi yang melintas di jalan Umum
“Saya minta kepada pihak kepolisian agar menindak tegas truk-truk yang membawa muatan di atas ambang aturan. Ini membahayakan warga dan merusak jaringan listrik. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi,” tegasnya.
Sementara itu, dihubungi secara terpisah, Kepala ULP PLN Sumenep, Pangky Yonkynata Ardiyansyah, menegaskan bahwa penanganan cepat terhadap gangguan listrik adalah komitmen utama PLN dalam melayani pelanggan.
“Itu sudah menjadi prioritas penanganan kami. Setiap laporan gangguan, apalagi yang berpotensi membahayakan, akan langsung kami respon secepat mungkin. Keselamatan dan kenyamanan pelanggan adalah fokus kami,” ujar Pangky, Rabu (06/08/2025)
Insiden ini menjadi pengingat bagi semua pihak, termasuk pengguna kendaraan besar dan pemangku kepentingan, untuk saling menjaga keselamatan serta infrastruktur publik demi kenyamanan bersama. (REDJAVA****)









