JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pondok Pesantren Raudlatus Syabab, Kecamatan Batuputih, Sumenep, pagi ini dipenuhi gelombang suara khidmat. Dalam rangka Hari Santri Nasional 2025, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menggelar Ithlaq Hari Santri, kegiatan pembacaan 1 juta sholawat sebagai simbol kecintaan umat terhadap Rasulullah SAW dan penguatan spiritual kaum santri.
Kepala Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ritual, melainkan momen untuk menegaskan peran santri dalam menjaga moral bangsa.
“Ithlaq Hari Santri adalah cerminan tanggung jawab santri dalam menjaga akidah dan nilai-nilai keislaman. Sholawat yang kita panjatkan pagi ini menjadi doa untuk keselamatan dan keberkahan Indonesia,” ujar Abdul Wasid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi simbol harmonisasi antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat.
“Momentum ini memperkuat sinergi antara pesantren, pemerintah, dan umat. Semoga semangat sholawat ini menular ke seluruh lapisan masyarakat, menumbuhkan persatuan dan kedamaian,” ungkapnya.
Pengasuh PP Raudlatus Syabab, K.H. Muhammad Hasan Syarqowi, yang menjadi tuan rumah kegiatan, menegaskan pentingnya peran pesantren dalam membentuk karakter generasi muda:
“Kami berharap gema sholawat ini tidak hanya terdengar di langit Sumenep, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk memperkuat persatuan dan memperkokoh nilai-nilai kebangsaan,” ujar Kiai Hasan.
Puncak acara ditandai dengan pembacaan 1 juta sholawat secara serempak, menggema dari aula hingga halaman pesantren, menandai kebangkitan spiritual kaum santri menyambut Hari Santri Nasional 2025.
Kemenag Sumenep berharap kegiatan ini menjadi sarana menumbuhkan kecintaan santri terhadap agama, bangsa, dan negeri. (REDJAVA****)










