JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dalam keheningan yang sarat makna, Rumah Khotmil Qur’an Naghfir’s Institute kembali meneguhkan langkah istiqomahnya melalui kegiatan rutin Jum’at Legi.
Di ruang sederhana yang jauh dari gemerlap di lingkar barat desa Batuan, Senin (27/04/2026) malam, lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an mengalir tenang, menghadirkan suasana khusyuk yang menyejukkan jiwa
Tradisi ini bukan sekadar agenda berkala, melainkan ikhtiar berkelanjutan untuk menjaga kedekatan spiritual umat dengan Al-Qur’an.
Para jamaah yang hadir tampak larut dalam kekhidmatan, duduk bersila, menyatukan hati dalam bacaan yang mengandung nilai-nilai ilahiah.
Direktur Naghfir’s Institute, Dr. Naghfir, menyampaikan bahwa khotmil Qur’an memiliki dimensi batin yang mendalam, melampaui aktivitas membaca semata.
“Khotmil Qur’an adalah perjalanan ruhani. Ia bukan hanya soal menyelesaikan bacaan, tetapi bagaimana setiap ayat mampu menuntun hati menuju ketenangan dan kedekatan dengan Allah SWT,” kata Dr. Naghfir, Selasa (28/04/2026).
Menurutnya, kekuatan utama dari kegiatan ini terletak pada konsistensi yang terus dijaga dari waktu ke waktu.
“Istiqomah adalah fondasi. Dari hal yang tampak sederhana inilah, lahir kekuatan besar yang perlahan membentuk karakter dan keteguhan iman,” tegasnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa Rumah Khotmil Qur’an diharapkan menjadi ruang terbuka bagi siapa saja yang ingin memperdalam hubungan spiritualnya.
“Kami ingin menghadirkan suasana yang hangat dan inklusif, agar setiap orang dapat merasakan ketenangan saat bersama Al-Qur’an,” jelas Dr. Naghfir.
Di tengah dinamika kehidupan yang serba cepat, Dr. Naghfir berharap kegiatan ini mampu menjadi pengingat akan pentingnya kembali kepada nilai-nilai dasar keislaman.
“Semoga langkah kecil ini dapat menginspirasi banyak pihak untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, bukan sekadar bacaan,” pungkasnya.
Rumah Khotmil Qur’an Naghfir’s Institute Rutin Setiap Jum’at Legi”, kegiatan ini menjadi simbol keteguhan dalam menjaga tradisi keilmuan dan spiritual.
Tanpa kemewahan, namun penuh makna sebuah jejak sunyi yang terus menyalakan cahaya di tengah kehidupan. (REDJAVA****)












