Harga Cabai Rawit di Pasar Tradisional Sumenep Turun Drastis, Berbeda Dengan Harga Bawang Alami Kenaikan

Rabu, 27 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Cabai Rawit di Pasar Tradisional Sumenep Turun Drastis, Berbeda Dengan Harga Bawang Alami Kenaikan

Harga Cabai Rawit di Pasar Tradisional Sumenep Turun Drastis, Berbeda Dengan Harga Bawang Alami Kenaikan

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Memasuki pertengahan bulan suci Ramadhan 1445 hijriah, harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Sumenep mulai turun, yang mana sebelumnya harga cabai rawit mencapai Rp100 per kg.

Dari pantauan awak media di pasar tradisional terbesar di Kabupaten Sumenep yaitu Pasar Anom Baru Sumenep, harga cabai rawit turun di harga Rp45 per kg, Rabu (27/03/2024).

Baca Juga :  Wakili Danramil, Serda Wiwit Babinsa Koramil 0827/5 Lenteng Hadiri Rakor Lintas Sektoral

Salah satu pedagang cabai rawit di pasar Anom Baru Sumenep, Heni mengatakan penurunan harga cabai rawit ini sudah terjadi beberapa hari yang lalu, tepatnya tiga hari yang lalu.

“Diawal Puasa Ramadhan harga cabai rawit tembur di harga Rp100 per kg, namun untuk saat ini dipertengahan bulan ramadhan menjadi Rp45 per kg,” kata Heni saat dikonfirmasi awak media.

Baca Juga :  Peradi Madura Raya Turun Gunung: Kawal Ketat Ujian Advokat di UNIJA Sumenep

Hal ini terjadi menurutnya diduga karena banyak petani yang telah panen, namun berbanding terbalik dengan harga bawang merah ataupun bawang putih yang terus mengalami kenaikan.

“Dimana harga bawang merah mencapai Rp40 ribu per kg yang sebenarnya harganya hanya menembus Rp35 per kg,” ungkap Heni menegaskan.

Lebih jauh Heni menduga kenaikan harga bawang merah ataupun bawang putih disebabkan daerah penghasil produksi bawang merah terjadi banjir sehingga menyebabkan gagal panen.

Baca Juga :  Ini Kajian Islam Kapolres Sumenep di Masjid Al-Ikhlas PT Garam Kalianget

“Sementara untuk bawang putih harga untuk saat ini pada level Rp45 per kg, itupun untuk bawang putih jenis bonggol dan untuk jenis kating tembus di harga Rp50 per kg,” tandasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Resmi Pimpin PKB Sumenep, Kamalil Irsyad Usung Politik Pelayanan Umat dan Regenerasi Milenial
Humanis, Edukatif dan Tegas, Operasi Gabungan di Sumenep Kirim Pesan Keras kepada Pelanggar
Pelantikan Kwarran Kota Sumenep Jadi Momentum Penguatan Pendidikan Karakter dan Ketahanan Pangan
Cegah Potensi Bahaya di Ruang Publik, DLH Sumenep Lakukan Pemangkasan Pohon Secara Berkala
Apel Opgab di Pos 12.0 Trunojoyo, IPDA Dypta Tekankan Pelayanan Santun kepada Masyarakat
Sidang Korupsi BSPS Sumenep Masuki Fase Krusial, Ahli Akan Uji Fakta yang Terungkap di Persidangan
Kadis Pendidikan Sumenep: Pendidikan Maju Dimulai dari Guru dan Kepala Sekolah yang Kompak
Rapat Evaluasi Triwulan II 2026, Kemenag Sumenep Pacu Percepatan Kinerja dan Realisasi Anggaran

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:31 WIB

Resmi Pimpin PKB Sumenep, Kamalil Irsyad Usung Politik Pelayanan Umat dan Regenerasi Milenial

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:41 WIB

Humanis, Edukatif dan Tegas, Operasi Gabungan di Sumenep Kirim Pesan Keras kepada Pelanggar

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:10 WIB

Pelantikan Kwarran Kota Sumenep Jadi Momentum Penguatan Pendidikan Karakter dan Ketahanan Pangan

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:40 WIB

Cegah Potensi Bahaya di Ruang Publik, DLH Sumenep Lakukan Pemangkasan Pohon Secara Berkala

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:08 WIB

Apel Opgab di Pos 12.0 Trunojoyo, IPDA Dypta Tekankan Pelayanan Santun kepada Masyarakat

Berita Terbaru