Hardiknas 2026 di Sumenep Meriah, Program Bahasa Madura Halus Resmi Diluncurkan

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pendidikan dan Budaya Bersatu di Hardiknas 2026 Sumenep, Bahasa Madura Enggi Bhunten Digelorakan

Pendidikan dan Budaya Bersatu di Hardiknas 2026 Sumenep, Bahasa Madura Enggi Bhunten Digelorakan

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, berlangsung semarak dan sarat pesan kebudayaan. Tidak hanya menjadi ajang seremonial tahunan, momentum ini berubah menjadi panggung besar penguatan karakter generasi muda sekaligus gerakan pelestarian bahasa dan budaya Madura di tengah derasnya arus modernisasi.

Kegiatan yang digelar di SMAN 2 Sumenep, Kamis (7/5/2026), dipenuhi nuansa tradisi lokal. Dentuman musik tong-tong, tari topeng, hingga tari muang sangkal yang dibawakan para siswa sukses menyita perhatian tamu undangan dan masyarakat yang hadir.

Di tengah kemeriahan itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sumenep, Rusliy, meluncurkan program “Satu Hari Berbahasa Madura Enggi Bhunten” sekaligus melantik Komunitas Pena Guru Nusantara sebagai bagian dari penguatan pendidikan berbasis budaya lokal.

Rusliy menegaskan, pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada capaian akademik semata. Menurutnya, keberhasilan dunia pendidikan justru lahir dari sentuhan hati seorang guru dalam membentuk karakter peserta didik.

“Pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan, tetapi bagaimana guru mampu hadir dengan hati nurani dan kasih sayang yang tulus kepada anak-anak didiknya,” kata Rusliy dalam sambutannya.

Ia menilai pendekatan emosional antara guru dan siswa menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki etika dan kepedulian sosial yang tinggi.

“Mari didik anak-anak kita dengan rasa cinta dan ketulusan. Karena dari sanalah karakter kuat akan tumbuh dan menjadi bekal mereka di masa depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rusliy menyebut prestasi akademik tanpa diimbangi karakter yang baik tidak akan cukup membawa kemajuan bagi bangsa. Karena itu, sekolah harus menjadi ruang pembentukan moral dan integritas generasi muda.

“Suksesnya pendidikan bukan hanya ketika siswa meraih nilai tinggi, tetapi ketika mereka tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, berintegritas, dan membawa energi positif di tengah masyarakat,” tegas Rusliy.

Dalam momentum Hardiknas tersebut, perhatian juga tertuju pada peluncuran program “Satu Hari Berbahasa Madura Enggi Bhunten”. Program ini digagas sebagai langkah konkret menjaga eksistensi bahasa Madura halus yang mulai jarang digunakan oleh generasi muda.

Rusliy mengaku prihatin terhadap mulai pudarnya penggunaan bahasa daerah di lingkungan pelajar akibat pengaruh perkembangan zaman dan budaya digital yang semakin dominan.

“Bahasa Madura adalah identitas dan warisan budaya yang harus kita jaga bersama. Kalau bukan kita yang melestarikan, maka generasi mendatang bisa kehilangan akar budayanya sendiri,” pungkasnya.

Program tersebut nantinya akan melibatkan praktisi budaya, guru, dan komunitas pelestari bahasa daerah agar penerapan bahasa Madura di sekolah tidak sekadar simbolik, melainkan menjadi kebiasaan yang hidup dalam aktivitas sehari-hari.

Peringatan Hardiknas 2026 di Sumenep pun menjadi gambaran bahwa pendidikan modern dapat berjalan beriringan dengan pelestarian budaya lokal. Semangat menjaga identitas daerah itu kini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Madura maupun Jawa Timur. (REDJAVA****)

Berita Terkait

SKK Migas Jabanusa dan KKKS Sumenep Ajak Mahasiswa PMII UPI Kenali Industri Hulu Migas dan Ketahanan Energi Nasional
Sambut MUBGS XI IKSASS 2026, Syamsuri Ajak Kader Perkuat Semangat Juang untuk Negeri Beradab
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai, Bupati Fauzi Ajak Pelaku Usaha Sumenep Perkuat Data Ekonomi Daerah
KORPRI Sumenep Diminta Jadi Motor Birokrasi Modern dan Pelayanan Publik Berkualitas
Kapolres Sumenep Kawal Ketat Asistensi Anggaran 2026, Polda Jatim Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas
Perhutani dan Yonif TP 931/KJ Perkuat Sinergi Lewat Peninjauan Lahan di Sumenep
Panen Prestasi di FLS2N 2026, SMAN 2 Sumenep Cetak Generasi Kreatif dan Berprestasi
Perpusling Dispusip Sumenep Diserbu Siswa SDN Batuan 1, Semangat Literasi Tumbuh di Tengah Keceriaan Anak-Anak

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:21 WIB

SKK Migas Jabanusa dan KKKS Sumenep Ajak Mahasiswa PMII UPI Kenali Industri Hulu Migas dan Ketahanan Energi Nasional

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:42 WIB

Sambut MUBGS XI IKSASS 2026, Syamsuri Ajak Kader Perkuat Semangat Juang untuk Negeri Beradab

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:22 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai, Bupati Fauzi Ajak Pelaku Usaha Sumenep Perkuat Data Ekonomi Daerah

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:01 WIB

KORPRI Sumenep Diminta Jadi Motor Birokrasi Modern dan Pelayanan Publik Berkualitas

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:24 WIB

Kapolres Sumenep Kawal Ketat Asistensi Anggaran 2026, Polda Jatim Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas

Berita Terbaru