JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sebuah langkah inspiratif kembali ditorehkan dunia pendidikan Sumenep. Sebanyak 125 siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Karimiyyah, Braji, Kecamatan Gapura, melakukan kunjungan spektakuler ke Kantor Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Sumenep, Senin dan Selasa, 19–20 Mei 2025.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan minat baca dan memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar madrasah.
Dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Azmi Arroisiy, S.H., rombongan siswa datang dalam dua gelombang.
Gelombang pertama diikuti 53 siswa dan 5 guru pendamping, disusul gelombang kedua dengan 72 siswa dan 5 guru.
Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, dengan suasana penuh antusias dan semangat belajar.
Tak hanya menikmati suasana perpustakaan yang nyaman dan modern, para siswa juga diajak berkeliling kantor perpustakaan untuk mengenal lebih dekat fasilitas dan layanan yang tersedia.

Mulai dari ruang baca umum, pojok anak, ruang digital literasi, hingga layanan kearsipan.
Kunjungan edukatif ini menjadi pengalaman tak terlupakan bagi para siswa yang sebagian besar baru pertama kali menginjakkan kaki di gedung literasi terbesar di Kabupaten Sumenep itu.
Kepala MTs Al Karimiyyah, Azmi Arroisiy, S.H., mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi sekolah untuk membangun generasi pembelajar.
“Kami ingin memperluas cakrawala berpikir anak-anak. Bahwa dunia bisa dijelajahi lewat buku. Dan perpustakaan adalah pintu gerbang ilmu yang harus mereka kenali sejak dini,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep, Rudi Yuyianto, S.E., M.Si., melalui Pustakawan Ahli Muda Drs. Syaiful Bahri, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kunjungan tersebut.

“Kami menyambut dengan hangat kunjungan MTs Al Karimiyyah. Anak-anak bukan hanya kami ajak membaca, tetapi juga mengenal proses kerja layanan perpustakaan dan dunia kearsipan. Ini sangat penting untuk menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan,” ujar Syaiful kepada media ini, Selasa (20/05/2025).
Bang Iful sapaannya menambahkan, perpustakaan kini terus bertransformasi menjadi ruang publik yang interaktif dan ramah pelajar.
“Kami juga memperkenalkan berbagai program literasi digital dan rumah dongeng agar siswa merasa betah dan tertarik untuk kembali datang di lain waktu,” ujarnya.
Dengan kegiatan ini, MTs Al Karimiyyah tidak hanya menunjukkan kiprah sebagai lembaga pendidikan unggulan berakreditasi A, tetapi juga menjadi pionir dalam menggerakkan literasi dari desa.
Dan kini, dari Braji, gema literasi menggema hingga ke jantung kota menggugah semangat perubahan di bumi Sumekar. (REDJAVA****)











