JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kecamatan Manding menunjukkan keseriusannya dalam melindungi kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak, dari ancaman penyakit campak.
Hal itu tampak dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Tindak Lanjut Outbreak Response Immunization (ORI) yang digelar di Pendopo Kecamatan Manding, Kamis (11/9/2025).
Rakor yang dipimpin langsung oleh Plt. Camat Manding, S. Bintoro, S.Sos., M.Si tersebut menghadirkan jajaran Forkopimka, Kepala Puskesmas Manding, seluruh Kepala Desa, Bidan Desa, ulama, tokoh masyarakat, serta Ketua TP PKK Kecamatan Manding.
Dalam rapat yang berlangsung dinamis itu, lahir enam poin kesepakatan strategis. Pertama, Forkopimka bersama Tim ORI Kecamatan Manding berkomitmen mengoptimalkan pelaksanaan imunisasi sesuai sasaran yang ditentukan.

Kedua, seluruh Kepala Desa dan perangkatnya dihimbau aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya imunisasi campak.
Ketiga, masyarakat diminta segera melaporkan kepada tenaga kesehatan, khususnya Bidan Desa, jika menemukan anak dengan gejala campak untuk mendapatkan penanganan cepat. Keempat, para Kepala Sekolah SD/MI/IGTK diwajibkan mendukung pelaksanaan imunisasi campak di sekolah masing-masing.
Kelima, dilakukan pendekatan persuasif kepada lembaga pendidikan yang masih menolak imunisasi. Keenam, dibentuk posko pengaduan di Puskesmas dan Bidan Desa untuk menampung laporan masyarakat sekaligus memastikan respons cepat.
“Rakor ini menjadi bukti nyata bahwa Manding bergerak bersama. Kesehatan anak-anak adalah prioritas, karena mereka adalah generasi penerus. Kami ingin memastikan setiap anak terlindungi dari campak melalui imunisasi yang terjadwal dan merata,” kata Plt. Camat Manding, S. Bintoro.
Ia menegaskan, keberhasilan imunisasi tidak bisa hanya ditopang oleh tenaga kesehatan, melainkan perlu dukungan dari seluruh lapisan, mulai dari pemerintah desa, sekolah, tokoh agama, hingga masyarakat itu sendiri.
“Pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan. Jika semua pihak bersatu, saya optimis Manding akan bebas dari ancaman campak,” sambungnya.
Rakor tersebut ditutup dengan ajakan bersama untuk menjaga komitmen kolektif dalam mendukung program kesehatan.
“Kami mengharapkan dukungan penuh seluruh masyarakat Manding demi terwujudnya generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing di masa depan,” pungkasnya. (REDJAVA****)











