JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Detik-detik menegangkan terjadi di perairan Desa Banraas, Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Kamis (22/1/2026) pagi, ketika lima awak Tongkang TK. Indo Ocean Marine yang mengangkut Crude Palm Oil (CPO) nyaris tenggelam akibat kebocoran.
Beruntung, seluruh awak kapal berhasil melakukan evakuasi mandiri dengan pengawasan Potensi SAR (Potsar) dan bantuan tim SAR gabungan, sehingga tidak ada korban jiwa.
“Alhamdulillah, kelima awak berhasil dievakuasi dengan selamat. Kami bersama tim SAR gabungan terus memantau kondisi perairan agar proses evakuasi berjalan aman dan lancar,” ujar Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto melalui PLT Kasi Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti, S.H., dalam keterangan tertulis di grup WhatsApp mitra humas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Insiden bermula sekitar pukul 06.00 LT, ketika tongkang yang membawa CPO tersebut kandas dan bocor sekitar 300 meter dari bibir pantai Pulau Giliyang. Dengan kondisi air yang belum surut, awak kapal diminta tetap berada di atas tongkang sambil menunggu bantuan.

Pada pukul 06.35 LT, kelima awak berhasil turun ke daratan dengan aman, dibantu Potsar warga Desa Banraas yang dipimpin Sekdes H. Kahor. Mereka kemudian dibawa ke rumah warga untuk membersihkan diri dan pemulihan kondisi fisik.
“Evakuasi ini menunjukkan sinergi yang luar biasa antara masyarakat setempat, Polairud, dan Basarnas. Setiap detik sangat krusial untuk menyelamatkan nyawa awak kapal, dan koordinasi berjalan sempurna,” tambahnya.
Dalam operasi ini, tim SAR gabungan yang dikerahkan meliputi:
– Polairud Polri (Satpolairud Polres Sumenep & Ditpolairudda Jatim) sebanyak 2 personel
-:Basarnas Pos Sumenep sebanyak 5 personel
Mereka menggunakan Rescue Boat Basarnas (RBB) dan tetap memantau kondisi cuaca untuk memastikan keselamatan awak tongkang. Tim juga bersiap melakukan penjemputan lanjutan di Dermaga Baru Desa Bancamara, Pulau Giliyang.

Dukungan unsur lain yang terlibat:
– Personel Polsek Dungkek sebanyak 2 orang
– Potsar warga setempat, dipimpin Sekdes H. Kahor
Data Awak Tongkang
– Jumanto (Bosun)
– Wibowo Ari Murdiyanto (Kelasi)
– Dwi Karunianto (Kelasi)
– Sudriman (Kelasi)
– Briptu Ribut Prasetyo (Polri / Pengawal)
Data Kapal Tongkang:
– Nama: TK. Indo Ocean Marine
– Muatan: CPO (Crude Palm Oil)
– Awak: 4 orang + 1 pengawal
– Rute: Kalimantan Selatan – Gresik, Jawa Timur
Hingga berita ini diturunkan, semua awak telah selamat, menjalani pemulihan kondisi, dan lokasi kejadian terus dipantau oleh pihak kepolisian dan Basarnas untuk mencegah hal serupa.
Insiden ini sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, SAR, dan masyarakat lokal dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah perairan Sumenep yang rawan terjadi kecelakaan kapal. (REDJAVA/$$$)








