JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana sore yang semula tenang di Desa Juluk, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, mendadak berubah tegang, Rabu (23/4/2025). Sebuah mobil dilaporkan jatuh ke dalam selokan sedalam lima meter di Jl. Raya Lenteng, tepat di samping SD Negeri 01 Juluk.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.18 WIB itu sontak memicu kepanikan warga dan pengguna jalan.
Laporan awal datang dari seorang warga, Atmoyono, yang langsung menghubungi Call Center 112 Sumenep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut keterangannya, mobil tersebut kehilangan kendali saat melintasi jalur menurun dan licin, lalu tergelincir ke sisi kiri jalan dan terjun bebas ke dasar selokan yang curam.
Diketahui, pengemudi mobil bernama Arfuwanto, warga Dusun Polay, Desa Juluk, Kecamatan Saronggi. Beruntung, ia berhasil selamat dari insiden tersebut meski mobil mengalami kerusakan parah.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep melalui Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) segera merespons panggilan tersebut. Dipimpin langsung oleh Kabid Damkar Sugiyanto, tim evakuasi diterjunkan ke lokasi dengan membawa peralatan lengkap.
“Begitu laporan masuk, kami langsung meluncur ke TKP. Kondisi medan sangat menyulitkan. Mobil berada dalam posisi miring dan terjepit di dasar selokan beton yang sempit dan licin,” kata Sugiyanto kepada awak media, Rabu (23/04)2025) malam.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan menyita perhatian warga sekitar. Upaya pertama dilakukan dengan teknik manual menggunakan tali sling.
Namun karena berat kendaraan dan medan yang menantang, Damkar kemudian meminta bantuan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep.
Armada truk crane dan truk derek DLH tiba sekitar pukul 18.00 WIB. Dengan koordinasi lintas instansi serta keterlibatan warga dan perangkat desa yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Juluk, kendaraan akhirnya berhasil diangkat kembali ke badan jalan sekitar pukul 19.30 WIB. Seluruh tim menyelesaikan operasi pada pukul 20.00 WIB.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Pengemudi selamat, meski kendaraan mengalami kerusakan parah,” ujar Sugik sapaan akrabnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk warga yang turut membantu mengatur lalu lintas dan menjaga keamanan selama proses evakuasi.
Sugiyanto juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat berkendara, terutama di medan jalan yang menantang.
“Jangan mengemudi dalam kondisi mengantuk atau tidak fokus. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (REDJAVA****)









