JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Sumenep dipenuhi suasana religius pada Selasa (16/9/2025). Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) hadir bersama dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar penuh khidmat.
Kepala Dispusip Sumenep, Rudi Yuyianto, SE., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi ajang seremonial, melainkan momentum penting untuk menanamkan kembali nilai-nilai teladan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi para ASN.
“Maulid Nabi adalah pengingat bagi kita semua untuk selalu disiplin dalam bekerja, jujur dalam setiap langkah, dan senantiasa mengingat Allah SWT agar setiap tugas bernilai ibadah,” ujar Rudi Yuyianto di hadapan seluruh pegawai Dispusip.
Menurutnya, kedisiplinan merupakan kunci utama dalam menciptakan budaya kerja yang profesional. Sementara kejujuran adalah fondasi penting yang harus terus dijaga agar pelayanan publik benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Seorang ASN harus mampu menempatkan integritas di atas segalanya. Meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW berarti kita bekerja bukan hanya untuk memenuhi kewajiban, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian yang bernilai spiritual,” tegasnya.
Rudi Yuyianto juga mengajak seluruh jajaran Dispusip menjadikan peringatan Maulid Nabi SAW sebagai energi baru dalam meningkatkan semangat pengabdian, baik dalam bidang pelayanan perpustakaan maupun kearsipan.
Dengan penuh keyakinan, ia menutup sambutannya bahwa ASN Dispusip Sumenep harus selalu mengingat jejak Rasulullah dalam bekerja: ikhlas, jujur, dan disiplin.
“Itulah kunci agar kita dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH. Taufik Syakur menekankan bahwa kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah anugerah terbesar bagi umat manusia. Beliau mengingatkan, kemuliaan akhlak Rasulullah harus dijadikan teladan dalam setiap aspek kehidupan, baik pribadi maupun sosial.
“Rasulullah hadir di tengah umat manusia untuk menyempurnakan akhlak. Maka jika kita ingin hidup berkah, jadikan sifat Nabi seperti amanah, sidik, tabligh, dan fathanah sebagai pedoman. Apalagi sebagai ASN, kejujuran dan kedisiplinan bukan hanya tuntutan kerja, tetapi juga bagian dari ibadah,” tutur KH. Taufik Syakur dengan penuh penekanan.
Beliau juga mengajak seluruh ASN Dispusip untuk memperbanyak shalawat dan doa, sebagai wujud cinta kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus menjadi jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT. (REDJAVA*****)














