JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sumenep terus memperkuat sektor hilirisasi hasil perikanan di wilayah pesisir.
Terbaru, Diskan melakukan kunjungan pembinaan ke Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Putri Kinorong di Desa Badur, Kecamatan Batuputih, Rabu (12/2/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin Subaidi, S.H., selaku Penelaah dan Perencana Teknis pada Bidang Pengolahan dan Pemasaran Diskan Sumenep.

Agenda ini difokuskan pada monitoring kapasitas produksi, kualitas pengolahan, serta perluasan akses pasar komoditas unggulan.
Poklahsar Putri Kinorong dikenal aktif memasarkan berbagai hasil perikanan, mulai dari udang, ikan kakap, ikan layur, hingga beragam jenis ikan lainnya.
Produk mereka telah terserap luas di pasar Madura, bahkan sebagian telah merambah pasar ekspor.
Ketua Poklahsar Putri Kinorong, Atiatul Fahriyah, mengungkapkan bahwa komoditas udang menjadi andalan utama kelompoknya.
“Alhamdulillah, untuk udang saja kami bisa mengirim hingga 1 ton per hari. Pasar Madura terserap dengan baik, bahkan ada yang sudah menembus ekspor,” ujar Atiatul.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari kerja sama solid antaranggota kelompok serta dukungan pembinaan dari pemerintah daerah.
Sementara itu, Subaidi menegaskan bahwa Diskan hadir untuk memastikan kelompok pengolah dan pemasar memiliki daya saing yang kuat, baik dari sisi kualitas produk maupun tata kelola usaha.
“Kami melakukan pendampingan teknis secara berkelanjutan, terutama dalam aspek standar mutu, pengemasan, dan manajemen pemasaran agar produk mereka mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” kata Subaidi kepada media ini usai kegiatan.
Ia menambahkan, sektor pengolahan dan pemasaran menjadi kunci peningkatan nilai tambah hasil tangkapan nelayan.
“Kalau hanya menjual bahan mentah, nilai ekonominya terbatas. Melalui pengolahan dan sistem pemasaran yang baik, pendapatan masyarakat pesisir bisa meningkat signifikan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Subaidi menyebutkan bahwa Diskan Sumenep terus mendorong kelompok perikanan untuk memperluas jaringan distribusi hingga luar daerah dan pasar internasional.
“Kami ingin produk perikanan Sumenep tidak hanya kuat di pasar lokal, tetapi juga mampu menjadi komoditas unggulan yang berdaya saing ekspor,” pungkasnya.
Dengan potensi produksi yang stabil dan dukungan pembinaan teknis dari pemerintah, Poklahsar Putri Kinorong diharapkan menjadi model pengembangan usaha perikanan berbasis kelompok di Kabupaten Sumenep, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan. (REDJAVA/$$$)














