Disbudporapar Sumenep Kolaborasi UHT Surabaya Gelar Lokakarya Sinergi Penthahelik Dalam Pengembangan Eko-Wisata Pulau Segitiga Emas

- Redaksi

Jumat, 20 September 2024 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disbudporapar Sumenep Kolaborasi UHT Surabaya Gelar Lokakarya Sinergi Penthahelik Dalam Pengembangan Eko-Wisata Pulau Segitiga Emas. Jum'at (20/09/2024)

Disbudporapar Sumenep Kolaborasi UHT Surabaya Gelar Lokakarya Sinergi Penthahelik Dalam Pengembangan Eko-Wisata Pulau Segitiga Emas. Jum'at (20/09/2024)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dinas Kebudayaan pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) kabupaten Sumenep bekerjasama dengan Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya, Jawa Timur menggelar Lokakarya “Sinergi Pentahelix dalam pengembangan Ekowisata Pulau segitiga emas Sumenep” di Aula Kantor Bappeda Sumenep, Jum’at (20/09/2024)

Diketahui, Turut hadir Kadisbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan, Kabid Parawisata, Andre Dzulkarnaen, Tenaga Ahli Bidang Pariwisata Sugeng, Duta Pariwisata, Guru Besar Bidang kebijakan publik Universitas Hang Tuah Surabaya Prof Dr Agus Subianto, Himpunan Ahli pengelolaan Pesisir Indonesia (HAPI) Prof. Dr. Ninis Trisyani, Ketua Tim peneliti Dr. M. Husni Tamrin, serta Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) se-Kabupaten Sumenep.

Konsep Eko-Wisata adalah sebuah metode yang efektif untuk memberdayakan masyarakat lokal kabupaten Sumenep guna melawan kemiskinan dan mencapai pembangunan berkelanjutan.

“Pengembangan dunia pariwisata desa sangat penting dilakukan, sebagai upaya mendorong kesejahteraan masyarakat, karena keberadaan wisata itu memberi peluang terhadap pemberdayaan ekonomi,” kata Moh. Iksan SPd, MT dalam sambutannya.

Tujuan dari Lokakarya ini adalah untuk menyelaraskan pemahaman dan visi antar akademisi, Pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan kelompok sadar wisata mengenai konsep ekowisata serta mengidentifikasi potensi dan Tantangan Ekowisata Berkelanjutan di pulau segitiga Emas.

Pulau Segitiga Emas merupakan sebuah julukan dari tiga pulau yaitu Gili Iyang, Gili Labak, Gili Genting yang memiliki potensi ekowisata unik dengan kekayaan alam dan kearifan budaya.

“Meskipun telah terlibat dalam melestarikan warisan budaya, masih terdapat tantangan dalam pemahaman konservasi lingkungan, kurangnya pengetahuan tradisional yang optimal, dan kekurangan regulasi di tingkat lokal,” ujar mantan Kadinsos P3A Sumenep.

Oleh karenanya, guna mengoptimalkan semua itu Maka diperlukan beberapa rekomendasi kebijakan, agar Pulau Segitiga Emas dapat mengoptimalkan potensinya sebagai destinasi ekowisata yang berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi yang adil kepada masyarakat lokal, dan tetap melestarikan keindahan alam dan budaya yang dimilikinya.

“Kesuksesan ini tidak akan pernah tercapai tanpa kolaborasi berbagai pihak, diantaranya pemerintah, masyarakat, pihak swasta dan seluruh Elemen dalam mencapai pembangunan pariwisata yang seimbang dan berkelanjutan,” ungkap M. Iksan, SPd, MT.

Sementara itu, Ketua TIM Peneliti menyampaikan bahwa pengembangan ekowisata di Pulau segitiga ini memberikan manfaat kepada Masyarakat Lokal jika di Optimalkan dengan Baik.

“Kolaborasi dan atau sinergi antara Pemerintah dan Stakeholder kabupaten Setempat sangat diperlukan Guna mengembangkan wisata di Sumenep,” ujarnya.

Berdasarkan kondisi di atas, perlu adanya analisis lebih lanjut terkait kondisi tiga Pulau Segitiga Emas secara internal dan eksternal yang kaitannya dengan keberadaan potensi pariwisata.

Baca Juga :  Colling System Toga dan Tomas se-Kecamatan Ganding dan Guluk-Guluk, Berikut Harapan Kapolres Sumenep Jelang Pilkada 2024

Untuk itu, penelitian ini mengambil pendekatan analisis menggunakan konsep Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu (Integrated Coastal Zone Management) dan dibantu dengan analisis Strength, Weakness, Opportunity dan Threat.

“Harapannya kolaborasi kedua metode tersebut dapat memberikan hasil yang komprehensif mengenai keterkinian Pulau Segitiga Emas, utamanya untuk mendukung keberlanjutan pariwisata yang ada,” tandasnya.

Hingga berita ini dinaikkan, kegiatan Lokakarya Sinergi Pentahelix dalam pengembangan Ekowisata Pulau segitiga Emas Sumenep masih berlangsung khidmat dan Lancar, diikuti 50 (Lima Puluh) peserta dari masing-masing perwakilan pokdarwis terkait. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Dini Hari Mencekam Ketika Ular Besar Nyelonong ke Rumah Warga, Damkar Sumenep Datang Menyelematkan

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU