Dinkes Sumenep Gelar Workshop Pengambilan Sampel HIV/AIDS, Targetkan Zero New Infection 2030

Kamis, 6 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinkes Sumenep Gelar Workshop Pengambilan Sampel HIV/AIDS, Targetkan Zero New Infection 2030

Dinkes Sumenep Gelar Workshop Pengambilan Sampel HIV/AIDS, Targetkan Zero New Infection 2030

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep melalui bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) menggelar workshop tentang teknik pengambilan dan pengiriman sampel viral load serta Early Infant Diagnosis (EID) bagi penderita HIV/AIDS.

Workshop yang berlangsung selama dua hari, pada 4-5 Februari 2025, ini diselenggarakan di Debaghraf Hotel dan diikuti oleh perwakilan 30 puskesmas se-Kabupaten Sumenep, meliputi dokter, petugas laboratorium, serta penanggung jawab program HIV/AIDS. Selain itu, turut serta tenaga medis dari RSUD dr. H. Moh. Anwar, RSI Garam Kalianget, RS Sumekar, dan Klinik Esto Ebu.

Baca Juga :  Spektakuler! Pantai Badur Kini Punya Motor Trail Wisata, Pemdes Badur Hidupkan Adrenalin di Tengah Keindahan Alam

Kepala Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, melalui Kepala Bidang P2P, H. Syamsuri, menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam menangani sampel pasien HIV/AIDS.

“Kegiatan ini memberikan wawasan lebih luas kepada petugas kesehatan mengenai tata cara pengambilan dan pengiriman sampel viral load dan EID ke Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Surabaya,” ujar H. Syamsuri, Kamis (6/2).

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya aspek keamanan dalam proses pengambilan sampel untuk melindungi petugas kesehatan dari risiko paparan.

“Kami menghadirkan narasumber dari Provinsi Jawa Timur, yang menekankan teknik pengambilan dan pengemasan sampel yang aman sebelum dikirim ke Surabaya,” tambahnya.

Dalam workshop tersebut, narasumber juga menggarisbawahi target global Three Zeroes dalam penanganan HIV/AIDS, yaitu zero new infection (tidak ada infeksi baru), zero AIDS-related death (tidak ada kematian akibat AIDS), dan zero discrimination (tidak ada diskriminasi terhadap ODHA). Target ini diharapkan dapat tercapai pada tahun 2030.

Baca Juga :  Ikuti Pelatihan Keprotokolan, Kwarcab Pramuka Sumenep Siapkan Langkah Strategis dalam Penyelenggaraan Kegiatan

Saat ini, berdasarkan data Dinkes P2KB Sumenep, terdapat 87 penderita HIV/AIDS di Kabupaten Sumenep pada tahun 2024. Syamsuri menjelaskan bahwa faktor utama penyebaran HIV/AIDS di daerah tersebut masih didominasi oleh pergaulan bebas serta kontak dengan darah penderita yang terinfeksi.

“HIV bisa diobati secara rutin, tetapi jika sudah berkembang menjadi AIDS, pengobatannya menjadi lebih sulit. Sindromnya bisa menyebabkan diare berkepanjangan, batuk kronis, demam terus-menerus, dan hilangnya nafsu makan,” jelasnya.

Sebagai langkah pencegahan, Dinkes P2KB Sumenep terus melakukan sosialisasi lintas program, termasuk di lingkungan pendidikan tingkat SMP dan SMA, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya HIV/AIDS.

“Edukasi dan sosialisasi sangat penting agar masyarakat memahami bagaimana HIV/AIDS menyebar serta cara pencegahannya, sekaligus mengurangi stigma terhadap penderita,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Revitalisasi SDN Bendotretek I Dimulai, Lita Machfud Arifin Dorong Pendidikan Berkualitas
Malam Perpisahan SDN Poja I dan TK Nurul Hikmah Jadi Momentum Semangat Raih Cita-cita
Abdul Wasid Tegaskan Pendidikan Karakter dan Adab Kunci Masa Depan Generasi Muda
Sambut Jemaah Haji dari Tanah Suci, Pemkab Sumenep Siapkan Pelayanan Maksimal
Pelepasan Maganghub Batch 3 di Rutan Sumenep, Tinggalkan Jejak Dedikasi dan Semangat Generasi Muda
Di Tengah Laju Kendaraan dan Kesibukan Kota, KBS Sumenep Hadirkan Kehangatan Lewat 87 Bungkus Nasi Bungturat
Disdik Sumenep Siapkan Kontingen Tangguh untuk O2SN Jawa Timur 2026, Target Juara dan Prestasi Gemilang
Studi Komparasi ke Sumenep, Pemkab Sleman Pelajari Program Unggulan Pro Rakyat

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:04 WIB

Revitalisasi SDN Bendotretek I Dimulai, Lita Machfud Arifin Dorong Pendidikan Berkualitas

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:59 WIB

Malam Perpisahan SDN Poja I dan TK Nurul Hikmah Jadi Momentum Semangat Raih Cita-cita

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:11 WIB

Abdul Wasid Tegaskan Pendidikan Karakter dan Adab Kunci Masa Depan Generasi Muda

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:46 WIB

Sambut Jemaah Haji dari Tanah Suci, Pemkab Sumenep Siapkan Pelayanan Maksimal

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:20 WIB

Pelepasan Maganghub Batch 3 di Rutan Sumenep, Tinggalkan Jejak Dedikasi dan Semangat Generasi Muda

Berita Terbaru