JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah derasnya arus pembangunan, satu suara tulus datang dari lapisan paling bawah pemerintahan: desa. Dalam suasana ulang tahun ke-46 Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., masyarakat desa tak tinggal diam.
Mereka menyampaikan doa, harapan, dan ucapan selamat yang menggugah hati. Salah satunya dari tokoh desa yang disegani: H. Abdul Hayat.
Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep sekaligus Kepala Desa Pinggir Papas, Kecamatan Kalianget itu menyampaikan ucapan ulang tahun yang penuh makna, menyoroti kedekatan emosional antara pemimpin daerah dan para kepala desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Semoga panjang umur yang barokah, dan semoga tambah sukses dalam melaksanakan tugas yang sekaligus menjadi amanah untuk kebaikan Kota Keris,” tutur H. Abdul Hayat kepada media ini, Rabu (21/05/2025).
Menurutnya, kepemimpinan Bupati Fauzi telah memberikan napas baru bagi roda pembangunan desa.
Program-program pro-rakyat, perhatian terhadap infrastruktur perdesaan, dan respons cepat terhadap keluhan warga, menjadi bukti nyata kepemimpinan yang berpihak pada rakyat kecil.
Bukan hanya sebagai bupati, Fauzi dinilai sebagai pemimpin yang mau mendengar.
Ia turun langsung ke desa, melihat kondisi riil di lapangan, dan mengambil keputusan yang menyentuh kebutuhan dasar warga.
“Pak Bupati bukan hanya hadir saat peresmian. Beliau hadir di saat warga butuh didengar. Itulah pemimpin sejati,” lanjut H. Abdul Hayat.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa dan daerah di bawah kepemimpinan Fauzi menjadi lebih sinergis.
Kepala desa merasa diberi ruang untuk berinovasi dan berperan aktif dalam menentukan arah pembangunan wilayahnya.
Di usianya yang ke-46, banyak harapan dititipkan kepada Bupati Fauzi.
Bukan hanya harapan atas keberlanjutan program, tetapi juga atas keistiqamahan beliau dalam menjaga integritas dan komitmen terhadap kesejahteraan rakyat.
“Kami mendoakan beliau selalu sehat, diberi kekuatan lahir batin dalam menjalankan amanah besar ini. Sumenep butuh pemimpin yang sabar, kuat, dan dekat dengan rakyatnya,” imbuhnya.
Dan di akhir pernyataannya, dengan suara lantang yang mewakili suara desa, H. Abdul Hayat menegaskan:
“Selamat ulang tahun, Bapak Bupati. Teruslah menjadi pemimpin yang berpihak pada rakyat kecil, karena dari merekalah doa-doa besar itu mengalir. Kami di desa akan selalu mendukung,” pungkas H. Abdul Hayat. (REDJAVA****)









