JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Desa Masakambing, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep yang meraih penghargaan dari Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.
Raihan itu didapat Desa Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dalam ajang Festival Desa Wisata Cerdas Mandiri dan Sejahtera (Dewi Cemara) Jatim 2023 yang digelar di Kabupaten Sumenep beberapa hari yang lalu, katagori desa unik, yakni pelestarian burung Kakaktua Jambul Kuning mini.
Ketua DPC PDI-P Kabupaten Sumenep itu mengatakan penghargaan ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Sumenep dan sebagai wujud nyata atas kinerja semua pihak terkait, khususnya perangkat dan masyarakat Desa Masakambing, Kecamatan Masalembu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jika kita membahas burung Kakatua Jambul Kuning tentunya semua orang pasti ingin melihatnya. Dimana tahun 2022 Kakatua Jambul Kuning kita jadikan logo Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-753,” kata orang nomer satu di Kabupaten Sumenep itu.
Lebih lanjut, suami dari politisi Nia Kurnia Fauzi menyebut semuanya itu sudah menunjukkan bahwa Kabupaten ujung timur Pulau Madura ini benar-benar melindungi keberadaan pelestarian burung Kakaktua Jambul Kuning tersebut.
“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep pada tahun 2024 mendatang akan meningkatkan koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jatim untuk bersama-sama sinergi untuk menjaga ekosistem fauna tersebut,” terang Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.
Bagaimanapun menurut Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, pelestarian ekosistem fauna burung Kakaktua Jambul Kuning mini yang ada di Desa Masakambing, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep itu harus disegerakan agar tidak terjadi kepunahan.
“Dengan dukungan berbagai pihak. Kita tentu lebih bersemangat dalam menjaga pelestarian populasi burung Kakaktua Jambul Kuning mini yang mulai berkurang. Bahkan kalau bisa akan tambah populasinya,” pungkasnya. (REDJAVA****)









