JAVANETWORK.CO ID.SUMENEP – Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sumenep bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) dan Detasemen Polisi Militer (PM) setempat menggelar tes urine secara dadakan, Jumat (24/2/2023) malam.
Tidak hanya kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP), tes urine secara acak juga dilakukan terhadap petugas Rutan.
Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep Ridwan Susilo mengatakan, terdapat 20 WBP laki-laki, 2 WBP perempuan dan 15 petugas yang dilakukan tes urine dan hasilnya semua negarif.
“Tes urine tidak hanya kepada warga binaan tapi juga kepada petugas Rutan. Hasilnya tidak ada yang positif artinya semua yang di tes negatif. Kita juga terus bersinergi dengan pihak-pihak terkait dalam pencegahan narkoba,” ucap Ridwan Susilo usai menggelar tes urine.
Dikatakan, kegiatan ini memperkuat upaya pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). Karena pihaknya ingin semua yang ada di lingkungan Rutan Kelas IIB Sumenep bebas dari narkoba.
“Tes urine ini kita lakukan secara acak, semua yang kita lakukan sebagai kegiatan P4GN. Kegiatan kali ini terjalin dengan baik dan tertib,” imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama Kepala BNNK Sumenep Bambang Sutrisno mengapresiasi langkah Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep yang aktif melakukan tes urine secara berkala.
“Ini dilaksanakan untuk meminimalisir dan antisipasi peredaran narkoba di dalam Rutan Sumenep. Saya sangat mendukung dan mengapresiasi atas razia yang dilaksanakan,” kata Bambang Sutrisno.
Pihaknya menerangkan, tes urine menjadi bukti ada tidaknya penyalahgunaan natkoba. Dari kegiatan yang dilakukan semuanya tidak ada yang positif menggunakan narkoba.
“Alhamdulillah dari semua yang dilakukan tes urine hasilnya negatif termasuk yang petugas tadi di tes. Mudah-mudahan kedepannya terus bersih. Kalau untuk penegak hukum memang harus bersih dari penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.
Selain menggelar tes urine dalam waktu yang sama pihak Rutan Kelas IIB Sumenep juga melakukan razia ke setiap kamar hunian WBP. Hasilnya terdapat sejumlah barang yang disita oleh petugas, salah satunya kartu remi, kawat hingga botol kaca. (REDJAVA****)









