JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mengenakan peci nasional selama Bulan Bung Karno yang berlangsung sepanjang Juni 2026.
Ajakan itu disampaikan langsung oleh Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., sebagai bagian dari upaya memperkuat semangat kebangsaan dan penghormatan terhadap jasa-jasa Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
Kebijakan tersebut berlaku mulai 1 hingga 30 Juni 2026 di seluruh lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep dan BUMD. Penggunaan peci nasional dipandang bukan sekadar atribut berpakaian, melainkan simbol kecintaan terhadap bangsa dan negara yang selama ini identik dengan sosok Bung Karno.
Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H. mengatakan, Bulan Bung Karno merupakan momentum penting untuk mengingat kembali nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan pengabdian yang diwariskan Sang Proklamator kepada bangsa Indonesia.
“Melalui peringatan Bulan Bung Karno ini, kami mengajak seluruh ASN dan karyawan BUMD untuk meneladani semangat nasionalisme serta kepemimpinan Bung Karno yang telah memberikan banyak pelajaran bagi bangsa Indonesia,” kata Bupati Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., Kamis (4/6/2026).
Menurutnya, peci nasional memiliki makna yang lebih dalam dibanding sekadar pelengkap busana resmi. Peci merupakan salah satu simbol identitas bangsa yang selama ini melekat dalam berbagai perjalanan sejarah Indonesia.
Karena itu, penggunaan peci selama Bulan Bung Karno diharapkan mampu membangkitkan kembali kesadaran kebangsaan sekaligus memperkuat rasa cinta tanah air di kalangan aparatur pemerintah.
“Peci adalah simbol nasionalisme yang memiliki nilai historis kuat. Kami berharap penggunaannya selama Bulan Bung Karno dapat menjadi pengingat akan pentingnya menjaga persatuan dan semangat pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penghormatan terhadap Bung Karno tidak cukup dilakukan melalui seremoni semata. Nilai-nilai yang diwariskan oleh pendiri bangsa tersebut harus diwujudkan dalam tindakan nyata, terutama dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
Menurut sosok orang nomor wahid di lingkungan Pemkab Sumenep itu menyatakan ASN dan karyawan BUMD memiliki peran strategis dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, berintegritas, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Kami ingin semangat perjuangan Bung Karno tidak hanya dikenang, tetapi juga diimplementasikan dalam etos kerja sehari-hari. Semangat gotong royong, persatuan, dan dedikasi kepada rakyat harus terus menjadi landasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H.
Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap gerakan mengenakan peci nasional selama Juni 2026 dapat menjadi sarana refleksi bagi seluruh aparatur untuk semakin memperkuat karakter kebangsaan, meningkatkan rasa tanggung jawab, serta memperkokoh komitmen dalam membangun daerah.
Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni, Bulan Bung Karno juga menjadi momentum untuk mengenang pemikiran, perjuangan, dan keteladanan Ir. Soekarno dalam meletakkan fondasi Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat, bersatu, dan berkepribadian. (REDJAVA****)












