Bidang GTK Disdik Sumenep Cetak Kepala Sekolah Inovatif Lewat 205 JP Deep Learning

- Redaksi

Senin, 28 Juli 2025 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Revolusi Sunyi dari Ruang Kepala Sekolah: Disdik Sumenep Cetak Pemimpin Pembelajaran Abad 21

Revolusi Sunyi dari Ruang Kepala Sekolah: Disdik Sumenep Cetak Pemimpin Pembelajaran Abad 21

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Sebuah transformasi besar tengah digerakkan dari balik ruang-ruang kepala sekolah di Kabupaten Sumenep, Madura. Dinas Pendidikan setempat, melalui bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), memulai langkah strategis untuk mencetak kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran sejati di era digital. Upaya ini dikemas dalam pelatihan bertajuk “Pembelajaran Mendalam”, yang secara resmi dimulai Senin, 28 Juli 2025.

Dengan pendekatan blended learning dan pola IN-ON-IN selama 205 jam pelajaran, pelatihan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk menghadirkan revolusi pendidikan di level satuan pendidikan.

“Sudah saatnya kepala sekolah kita bukan hanya mengurusi absen guru dan laporan BOS. Mereka harus memimpin perubahan. Harus punya visi, daya dobrak, dan kemampuan membawa sekolahnya naik kelas,” tegas Akhmad Fairuzi, S.Pd., M.AP, Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Sumenep saat membuka pelatihan secara resmi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fairuzi menambahkan bahwa pelatihan ini menjadi ruang belajar yang penting bagi kepala sekolah dalam membangun pola pikir bertumbuh (growth mindset), menginternalisasi konsep pembelajaran mendalam, dan mengimplementasikannya melalui aksi nyata di sekolah masing-masing.

Baca Juga :  Bawakan Lagu Mencintai Tanpa Dicintai, Kolaborasi Bupati Fauzi dan Runner Up Putri Indonesia Jatim Bikin Suasana Gemuruh Pengunjung Festival Batik 2024

Tidak seperti pelatihan biasa yang berhenti pada tumpukan modul dan sertifikat, kegiatan ini menuntut kepala sekolah menghasilkan program inkuiri kolaboratif yang berdampak langsung pada pembelajaran siswa. Ini mencerminkan pergeseran peran kepala sekolah dari birokrat menjadi leader inovatif.

“Kami ingin setiap kepala sekolah tidak hanya ‘paham’, tapi ‘bertindak’. Mereka harus kembali ke sekolah dengan rencana konkret, dengan program perubahan nyata yang bisa diukur,” ujar Fairuzi.

Pelatihan ini menyasar seluruh kepala sekolah yang terdaftar dalam Dapodik, dari tingkat TK, SD, SMP, SLB, hingga Pendidikan Non Formal (PNF). Kegiatan ini didanai secara transparan melalui Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), dengan akuntabilitas tinggi dan standar nasional.

Baca Juga :  Bangun Karakter Pemimpin Muda, SMA Terpadu Insan Hanifa Gelar Seminar Kepemimpinan Bersama Direktur Naghfir’s Institute

Landasan hukumnya pun kuat dari UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional hingga Perdirjen GTK Tahun 2025.

Pelatihan dibagi menjadi tiga tahap:

– IN-1 (28 Juli – 1 Agustus 2025): Pengenalan konsep dan kerangka berpikir pembelajaran mendalam.

– ON (Agustus–Oktober 2025): Aksi nyata dan pendampingan langsung di sekolah, oleh fasilitator terlatih.

– IN-2 (9–12 Oktober 2025): Refleksi dan presentasi hasil transformasi di sekolah masing-masing.

Lokasi utama pelaksanaan bertempat di SMP Negeri 3 Sumenep, sementara pelatihan guru dilaksanakan di SMPN 2, SMPN 5, dan SMAN 2 Sumenep.

Data dan Skala: Momentum Perubahan

– 119 kepala SD ikut serta dari total 262 kepala sekolah se-Kabupaten Sumenep

Baca Juga :  TMMD Akan Segera Digelar di Arjasa, Dandim Letkol Inf Yoyok Wahyudi Sebut Pertama di Kepulauan Sumenep

– 187 guru juga dilatih secara paralel untuk memperkuat efek domino perubahan pembelajaran

– Total pelibatan mencapai lebih dari 300 insan pendidikan

Narasumber berasal dari kalangan profesional: widyaiswara nasional, dosen perguruan tinggi, pengawas bersertifikat ToT, hingga pejabat teknis Dinas Pendidikan.

“Materi disampaikan juga dengan pendekatan praktik bukan hanya teori. Semua disusun dalam struktur materi umum, inti, dan penunjang,’ jelasnya.

Dengan langkah berani dan desain pelatihan yang komprehensif, Sumenep tak sekadar berbenah. Kabupaten ini tengah membangun pondasi kokoh untuk melahirkan sekolah-sekolah inspiratif, kepala sekolah yang visioner, dan siswa-siswa yang berpikir kritis, kolaboratif, komunikatif, dan kreatif.

“Ini bukan akhir, tapi permulaan. Sumenep sedang membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari ruang kepala sekolah,” pungkas Fairuz sapaan akrabnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU