JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Sumenep dan sekitarnya diperkirakan mulai berangsur membaik setelah bibit badai yang sebelumnya terpantau di selatan wilayah Indonesia bergerak menjauh. Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan karena saat ini telah memasuki masa pancaroba atau peralihan musim.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Trunojoyo Sumenep, Ari Widjajanto, menjelaskan bahwa bibit badai yang sebelumnya berada di selatan Nusa Tenggara Timur kini telah bergerak masuk ke daratan Australia dan melemah menjadi sistem tekanan rendah biasa.
“Bibit badai yang sebelumnya berada di selatan NTT saat ini sudah masuk ke daratan Australia dan berubah menjadi tekanan rendah biasa, sehingga pengaruhnya terhadap wilayah Indonesia mulai berkurang,” kata Ari Widjajanto kepada media ini, Senin (09/03/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, bibit badai lain yang sempat terpantau di selatan Pulau Jawa juga kini bergerak menjauh dari wilayah Indonesia.
“Bibit badai di selatan Jawa saat ini bergerak ke arah barat daya, menjauh dari wilayah Indonesia. Untuk sementara kondisi cuaca di wilayah kita relatif lebih kondusif,” jelasnya.
Meski begitu, Ari mengingatkan masyarakat agar tidak lengah karena Indonesia saat ini berada dalam periode pancaroba, di mana perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat dan tidak menentu.
“Saat ini kita memasuki masa pancaroba. Cuaca bisa berubah secara sporadis, seperti hujan tiba-tiba disertai angin kencang. Karena itu masyarakat tetap perlu meningkatkan kewaspadaan,” tegas Ari.
Ia juga mengimbau masyarakat memanfaatkan kondisi cuaca yang mulai membaik untuk melakukan langkah antisipatif di lingkungan sekitar.
“Masyarakat dapat memanfaatkan momen ini untuk memangkas pohon yang terlalu rimbun atau menebang pohon yang berpotensi membahayakan, mengingat ini juga merupakan fase akhir musim hujan,” pungkasnya.
BMKG Sumenep berharap masyarakat tetap memantau informasi cuaca resmi serta menjaga keselamatan selama masa peralihan musim berlangsung. (REDJAVA****)










