JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Wahyu Al Fajri Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara mengatakan berbeda pandangan dalam konteks apapun itu hal yang biasa saja dan wajar wajar saja, apalagi perihal konstalasi pemilu 2024 PBNU dan PBNU di mohon memberi contoh yang baik dan elegan, sebab beberapa hari ini antara PBNU dan PKB cuit-cuitannya dinilai kurang baik untuk meriang gembirakan suasana, antara warga nahdliyin struktural maupun warga nahdliyin kultural, begitu pula warga nahdliyin yang loyalis terhadap PKB dan warga PKB yang loyalis terhadap NU.
Kedua-duanya diharapkan bisa mencontohkan perdamaian yang sejuk yang menyejukkan, jangan sampai dari kerenggangan yang saat ini sedang terjadi justru ada pihak diluar NU yang tepuk tangan, karena kami sebagai anak NU sangat rindu dengan pituah pituah yang sejuk saling support dan saling berkolaborasi untuk hajat umat banyak yang dicita-citakan oleh para muassis NU dan muassis PKB.
Menurutnya masih ada sesuatu yang lebih produktif daripada cuit cuitan di media masa. mending keduanya sama sama fokus mengerjakan roda organisasi dan tetap kritis merespon fenomena fenomena yang saat ini terjadi, karena Kita menganggap PBNU dan PKB selalu mengkampanyekan perdamaian bukan perpecahan.
Jika polemik ini tak kunjung usai lakukan Tabayun dengan dialog agar keduanya bisa saling menguatkan demi masa depan NU yang lebih baik lagi tambahnya.(RedJava)












