JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – K3S Kecamatan Kota akhirnya keluar sebagai juara Mini Soccer Calendar of Event (CoE) Sumenep 2025 usai mengalahkan K3S Kecamatan Ambunten di laga final yang digelar di Stadion A. Yani Pangligur, Minggu sore (28/9/2025).
Pertandingan berjalan seru. Ratusan penonton memadati stadion untuk menyaksikan laga penentuan. Sorakan suporter terus mengiringi jalannya pertandingan hingga peluit panjang berbunyi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim Kota tampil trengginas sejak awal. Koordinasi lini tengah yang rapi membuat mereka mampu menekan pertahanan Ambunten. Beberapa peluang emas pun tercipta, hingga akhirnya Kota memastikan diri sebagai juara pertama.
Ambunten yang tampil ngotot sepanjang turnamen harus puas di posisi kedua. Sementara dua tim lain, K3S Kecamatan Kalianget dan K3S Kecamatan Manding, berbagi podium sebagai juara tiga bersama.
Sebelum partai final, semifinal juga menyuguhkan tontonan sengit. Kota menyingkirkan Manding, sementara Ambunten melaju usai menundukkan Kalianget. Kedua laga berjalan ketat, membuat penonton beberapa kali berdiri dari kursi menyambut peluang berbahaya.

Prosesi penutupan berlangsung sederhana. Panitia langsung menyerahkan trofi, uang pembinaan, dan piagam penghargaan dari Bupati Sumenep kepada para pemenang.
Penyerahan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Agus Dwi Saputra, S.Sos., M.Si., Kepala Disbudporapar Sumenep, H. Moh. Iksan, S.Pd., M.T., serta Ketua KONI Sumenep, Sutan, S.H.
Ketua FKPJOK Sumenep, Agus Setiawan, mengapresiasi jalannya turnamen.
“Turnamen ini bukan hanya soal trofi. Empat tim semifinalis sudah memberikan tontonan luar biasa. Atmosfernya bahkan bisa dibilang lebih panas daripada final tingkat kabupaten,” kata Agus usai laga.
Agus menilai, tingginya antusiasme publik jadi bukti bahwa mini soccer bisa menjadi ikon baru olahraga daerah.

“Bayangkan, dari awal sampai final, penonton tidak pernah sepi. Ini menunjukkan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, punya tempat istimewa di hati masyarakat Sumenep,” ungkapnya.
Ia menambahkan, turnamen ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan generasi muda.
“Kita ingin dari lapangan mini soccer ini lahir pemain-pemain berbakat yang bisa tampil di ajang lebih besar. Jadi bukan hanya sekadar euforia, tapi ada harapan besar untuk masa depan,” imbuh Agus.
Agus pun menutup dengan pesan sportivitas.

“Siapa pun juaranya, sejatinya olahraga Sumenep yang menang. Semua tim sudah tampil luar biasa. Yang terpenting kita menjaga semangat kebersamaan, karena inilah esensi dari olahraga,” tandasnya.
Euforia pecah saat para pemain Kota mengangkat trofi juara di tengah sorakan suporter. Turnamen ini menorehkan sejarah baru, mengukuhkan mini soccer sebagai ajang olahraga paling bergengsi dalam CoE Sumenep 2025. (REDJAVA****)









