Antropolog Unair Ungkap Alasan Orang Madura Suka Merantau

- Redaksi

Selasa, 9 April 2024 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Suku Madura Yang Suka Merantau

Ilustrasi Suku Madura Yang Suka Merantau

JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA – Apakah pernah terlintas mengapa masyarakat suku Madura ada di mana-mana suka merantau? Simak ulasan berikut ini.

Masyarakat suku Madura kerap kali kita lihat di berbagai penjuru kota bahkan hingga luar negeri seperti Arab Saudi dan Mesir dengan bermacam-macam pekerjaannya.

Melihat hal itu, Antropolog Unair Mohammad Adib mengatakan, faktor ekonomi menjadi faktor utama alasan suku Madura untuk merantau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Suku Madura merantau karena mencari jalan hidup yang lebih sejahtera,” kata Mohammad Adib, Selasa (09/04/2024).

Baca Juga :  Disela Agenda Politik, Bupati Sumenep dan PKS Harmonis Lantunkan Tanah Airku

Selain Madura, suku Minang juga sering merantau. Namun, yang membedakan dengan Madura adalah suku Madura menganut sistem matrilineal. Yakni, adat yang mengatur alur keturunan berasal dari pihak ibu (tidak punya hak warisan). Sehingga, laki-laki akan lebih merasa terhormat jika merantau.

Namun, faktor ekologi juga menjadi salah satu alasannya. Kondisi lingkungan Pulau Madura tanahnya tidak subur sehingga untuk memutar roda perekonomian, suku Madura lebih memilih merantau dengan berjualan atau membuka usaha.

Baca Juga :  Kodim 0827/Sumenep Karya Bakti Bersihkan Fasilitas Umum Taman Bunga

“Faktor ekologi seperti tanah yang tidak subur itulah yang memaksa mereka untuk merantau mencari mata pencaharian di daerah lain,” terang Adib.

Kemudian, jumlah masyarakat Madura juga tidak seimbang dengan kapasitas lahan. Setidaknya ada sekitar 7 juta jiwa masyarakat Madura per 2010. Pulau Madura tidak bisa menampung populasi sebanyak itu sehingga masyarakatnya harus pergi dari pulaunya.

“Tak serta-merta suku Madura saja yang merantau karena wilayah tidak mencukupi. Ini juga berlaku bagi semua suku yang kuantitasnya banyak,” paparnya.

Baca Juga :  Permudah Pengurusan SIM, Satpas Polres Sumenep Siapkan Duta Pelayanan SIM

Namun demikian, dosen etnografi tersebut berharap agar masyarakat Madura juga bisa berkesempatan bekerja di sektor formal di tanah rantauan.

“Pendidikan masyarakat Madura itu terbatas, maka pekerjaan apa saja mereka lakukan. Terutama pekerjaan fisik seperti buruh pabrik. Yang juga ada demand-nya. Maka, tingkatkan pendidikan karena sudah difasilitasi negara. Menyiapkan pendidikan di masa depan. Utamakan pendidikan, membongkar kultur informal. Merantaulah dengan skill, tidak hanya sebagai tenaga kasar,” ujarnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU