JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Jalan utama di Desa Sonok, Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi, kini berlubang besar setelah dihantam ombak ganas pada Jumat (15/8/2025).
Kerusakan itu menambah risiko fatal bagi pengendara, terutama pada malam hari ketika jalur gelap tanpa penerangan memadai.
Lubang yang kini menganga di tengah badan jalan awalnya hanya berdiameter sekitar 60 cm.
“Empat hari lalu, ombak besar pertama kali menghantam. Waktu itu lubangnya kecil, tapi makin lama melebar dan sekarang mobil saja kesulitan melintas,” kata Zaiful, kontributor media lokal.
Menurutnya, kerusakan diduga akibat tangkis laut yang tak mampu menahan gempuran air pasang. Setiap kali ombak naik, air menerobos hingga bibir jalan, mengikis permukaan aspal dan merontokkannya sedikit demi sedikit.
Zaiful mengingatkan, kondisi ini bisa berujung maut bila tak segera ditangani.
“Kalau dibiarkan, apalagi di malam hari, pengendara motor maupun mobil sangat berisiko terjun ke lubang atau terpental,” ujarnya.
Ia mendesak pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan darurat sebelum ada korban.
“Ini jalur utama. Kalau ambruk total, warga akan terisolasi. Keselamatan pengendara harus jadi prioritas,” tegasnya.
Sambil menunggu tindakan pihak berwenang, warga dan pengendara diimbau ekstra waspada, terutama saat malam, demi menghindari tragedi di jalur yang kini rawan itu. (REDJAVA****)










