AMI Tolak Stigmatisasi Suku Madura, Tegaskan Komitmen Kawal Hukum dan Nilai Kemanusiaan

- Redaksi

Senin, 29 Desember 2025 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMI Tolak Stigmatisasi Suku Madura, Tegaskan Komitmen Kawal Hukum dan Nilai Kemanusiaan

AMI Tolak Stigmatisasi Suku Madura, Tegaskan Komitmen Kawal Hukum dan Nilai Kemanusiaan

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Aliansi Madura Indonesia (AMI) menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk stigmatisasi yang mengaitkan suatu peristiwa dengan identitas suku atau komunitas tertentu. Sikap ini disampaikan menyusul mencuatnya sebuah kasus viral yang dinilai memicu generalisasi negatif terhadap masyarakat Madura.

Ketua Umum DPP Aliansi Madura Indonesia (AMI), Baihaki Akbar, menilai kecenderungan publik mengaitkan perbuatan individu dengan identitas kesukuan sebagai tindakan keliru dan berpotensi merusak harmoni sosial.

Menurutnya, perbuatan oknum tidak bisa dijadikan dasar untuk menghakimi atau memberi label buruk kepada satu suku maupun komunitas secara keseluruhan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menolak keras stigma yang menyudutkan suku atau komunitas tertentu akibat perbuatan oknum. Orang Madura tidak identik dengan kekerasan, apalagi tindakan yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan,” kata Baihaki kepada media ini, Senin (29/12/2025)

Ia menegaskan, masyarakat Madura memiliki nilai budaya yang kuat dan mengakar, mulai dari adab, penghormatan terhadap orang tua, hingga prinsip kemanusiaan yang dijunjung tinggi dalam kehidupan sosial.

Baca Juga :  Edukasi Humanis di Tengah Jalan Tikus, OPS Gabungan Pajak Kendaraan Bermotor Tanpa Tilang

Karena itu, Baihaki mengingatkan agar setiap peristiwa disikapi secara rasional dan proporsional, tanpa dibingkai oleh emosi maupun prasangka kolektif.

“Satu peristiwa tidak boleh mencederai martabat jutaan masyarakat Madura yang hidup taat hukum dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” lanjutnya.

Lebih jauh, Baihaki menegaskan posisi AMI sebagai organisasi kemasyarakatan yang konsisten berada di jalur konstitusional.

Baca Juga :  HUT ke-79 Persit KCK, Kodim 0827/Sumenep Sukses Gelar Donor Darah dan Bazar Murah

AMI, kata dia, mengambil peran sebagai penyeimbang sosial dengan mengedepankan pendekatan hukum dan institusional, bukan tindakan provokatif.

“Aliansi Madura Indonesia hadir sebagai penyeimbang. Kami berdiri di jalur hukum, mengawal keadilan, dan memastikan setiap persoalan diselesaikan secara bermartabat,” tegasnya.

Pihaknya menyebutkan, komitmen AMI dalam mengawal isu hukum bukan sekadar pernyataan. Rekam jejak organisasi tersebut menunjukkan keterlibatan aktif dalam berbagai isu strategis nasional, termasuk menjadi narasumber Mabes Polri serta mendorong pengungkapan kasus Ronald Tannur yang sempat menyita perhatian publik.

“Tak hanya itu, kami AMI juga aktif mendukung program Badan Narkotika Nasional (BNN), khususnya dalam upaya pencegahan dan pembinaan di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial untuk menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Baihaki mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memisahkan secara tegas antara penegakan hukum dan sentimen identitas.

“Penegakan hukum harus berjalan tegas, tetapi persatuan dan ketertiban sosial juga wajib dijaga. Jangan sampai narasi yang dibangun justru memecah belah masyarakat,” pungkasnya.

AMI berharap, publik dapat menahan diri dan mempercayakan setiap persoalan kepada mekanisme hukum yang berlaku, tanpa membangun stigma yang berpotensi merusak persaudaraan dan kebinekaan. (REDJAVA****)

Baca Juga :  HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU