Aktivis Muda Sumenep Dukung Presiden Prabowo Hapus Tantiem, Ingatkan Bahaya Konspirasi Politik

- Redaksi

Jumat, 22 Agustus 2025 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Muda Sumenep Asmuni

Aktivis Muda Sumenep Asmuni

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Keputusan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menghapus pemberian tantiem bagi Direksi dan Komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memantik respon positif dari kalangan aktivis muda di daerah.

Asmuni, salah satu aktivis asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menilai langkah yang diumumkan Presiden pada Pidato Kenegaraan RAPBN 2026 di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025), sebagai terobosan penting dalam membongkar praktik elitis yang selama ini membebani keuangan negara.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan akan menghapus tantiem karena banyak BUMN yang secara laporan keuangan justru merugi, tetapi tetap membagikan tantiem hingga miliaran rupiah kepada jajaran direksi maupun komisaris.

“Saya hilangkan tantiem. Saya pun tidak mengerti apa itu tantiem, mungkin sengaja dibuat istilah asing supaya rakyat tidak paham. Masa ada komisaris rapat sebulan sekali, tantiemnya Rp40 miliar per tahun,” tegas Presiden.

Kepala Negara juga memberikan peringatan keras kepada direksi maupun komisaris BUMN agar legawa dan mengundurkan diri jika menolak kebijakan tersebut.

Baca Juga :  Pengamanan Pasar Tumpah Prenduan, Polisi Pastikan Lalin Sumenep–Surabaya Tetap Lancar

Menurut regulasi, tantiem merupakan reward kepada direksi, komisaris, maupun dewan pengawas ketika perusahaan meraih keuntungan.

Namun dalam praktiknya, ada perusahaan yang tetap memberikan tantiem meski mengalami kerugian, sebagaimana diatur dalam Permen BUMN Nomor PER-02/MBU/2009 serta PP Nomor 54 Tahun 2014 untuk BUMD.

Asmuni menyambut langkah itu dengan apresiasi. Ia menilai selama ini tantiem hanyalah kedok untuk membagi “kue” politik kepada segelintir elit.

“Langkah Presiden luar biasa. Bagi saya, tantiem hanyalah kedok bagi-bagi kue dari uang APBN yang melancarkan praktik politik elitis,” ujarnya, Jumat (22/8/2025).

Asmuni juga mengingatkan bahwa keputusan ini berpotensi memicu kegelisahan kelompok elit politik tertentu.

“Saya berharap langkah Presiden dipahami secara benar oleh masyarakat. Kebijakan yang merugikan elit bisa saja disiasati untuk menjatuhkan beliau. Jangan sampai sejarah Gus Dur terulang kembali di negeri ini,” tandasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU