Achsanul Qosasi dan Dedikasi Panjang Menjaga Nama Baik Madura Lewat Sepak Bola

Minggu, 24 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden MU Achsanul Qosasih Bersama Jurnalis Olah Raga Mahrus Ali

Presiden MU Achsanul Qosasih Bersama Jurnalis Olah Raga Mahrus Ali

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Sepak bola bagi masyarakat Madura bukan sekadar hiburan akhir pekan atau perebutan kemenangan di lapangan hijau. Lebih dari itu, sepak bola telah menjelma menjadi simbol harga diri, persatuan, dan kebanggaan masyarakat Madura di tingkat nasional. Di balik perjalanan itu, ada sosok yang memiliki kontribusi besar dalam menjaga semangat tersebut, yakni Achsanul Qosasi.

Publik Madura tentu masih mengingat masa ketika Persepam Madura United tampil di kasta tertinggi sepak bola nasional yang kala itu bernama Indonesia Super League (ISL). Pada periode tersebut, sepak bola berhasil menjadi perekat masyarakat Madura dari berbagai latar belakang. Kehadiran Achsanul Qosasi dinilai mampu membangun semangat kebersamaan di tengah besarnya antusiasme masyarakat terhadap klub kebanggaan daerah.

Baca Juga :  Hari Bumi 2026, MAPALA Unija dan Perhutani Tanam 500 Pohon di Hutan Batuan Sumenep

Namun perjalanan sepak bola Madura tidak selalu berjalan mulus. Ketika Persepam harus terdegradasi, semangat masyarakat Madura nyaris kehilangan sandaran. Di titik itulah Achsanul kembali menunjukkan komitmennya terhadap sepak bola Madura dengan mengakuisisi Pelita Bandung Raya dan melahirkan Madura United.

Langkah tersebut bukan hanya sekadar membangun klub profesional baru. Lebih dari itu, kehadiran Madura United menjadi simbol bahwa Madura tetap memiliki identitas dan kebanggaan di kompetisi sepak bola tertinggi Indonesia. Sejak saat itu, Madura United tidak hanya dikenal sebagai klub sepak bola, tetapi juga representasi semangat dan karakter masyarakat Madura.

Baca Juga :  Kurangi Abrasi, Babinsa Koramil 0827/18 Kangean Ajak Warga Kerja Bakti Pembuatan Tanggul di Pesisir Pantai

Melalui sepak bola pula, Achsanul berupaya memperkenalkan wajah Madura secara lebih positif kepada publik nasional. Ia ingin membuktikan bahwa Madura bukan seperti stigma negatif yang selama ini kerap dilekatkan oleh sebagian pihak. Sebaliknya, Madura dikenal memiliki solidaritas tinggi, semangat persaudaraan yang kuat, serta menjunjung sportivitas.

Dalam berbagai kesempatan, Achsanul juga kerap mengingatkan para suporter agar tetap menjaga identitas Madura dengan baik dan menerima siapa pun tanpa sekat perbedaan. Pesan tersebut menjadi penting di tengah rivalitas sepak bola yang kerap memanas. Baginya, sepak bola harus menjadi ruang persaudaraan, bukan sumber perpecahan.

Baca Juga :  Perum Bulog Pastikan Stok Pangan di Madura Aman Saat Musim Kemarau

Karena itu, kontribusi Achsanul terhadap Madura melalui sepak bola patut diapresiasi. Apa yang dibangunnya bukan sekadar klub, melainkan rasa bangga masyarakat terhadap daerahnya sendiri.

Momen ketika Madura United berjuang bertahan di kompetisi Liga 1 pun menjadi gambaran nyata betapa besar arti sepak bola bagi Madura. Bahkan Presiden Madura United tampak meneteskan air mata saat tim berhasil meraih kemenangan penting. Momen emosional itu menunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya soal skor akhir, melainkan tentang menjaga martabat dan kehormatan Madura di panggung nasional. (REDJAVA****)

Berita Terkait

PCNU Sumenep Berduka, KH Moh. Sa’id Abdullah Wafat, KH Widadi Rahim: Mautul Alim, Kehilangan Besar bagi Umat
Demi Keselamatan Berkendara, Satlantas Sumenep Pilih Sentuh Hati Ojol Lewat Cara Ini
PT BPRS Bhakti Sumekar Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya KH Abus Suyuf Ibnu Abdillah, Ulama Kharismatik Pengasuh PP Mathali’ul Anwar
Di Hadapan Kodaeral V, Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Penguatan Identitas Maritim Sumenep
GEN Sumenep Bangkitkan Semangat Pelestarian Budaya, Generasi Muda Diajak Menjadi Penjaga Peradaban Madura
Kapolres Sumenep Hadiri Kunker Komandan Kodaeral V/Surabaya di Keraton Sumenep, Sinergi TNI–Polri Kian Solid
Percasi Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet Lewat Friendly Match dengan Pamekasan
Satresnarkoba Polres Sumenep Bongkar Kasus Sabu 2,34 Gram, Dua Pria Ditangkap di Paberasan

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:39 WIB

PCNU Sumenep Berduka, KH Moh. Sa’id Abdullah Wafat, KH Widadi Rahim: Mautul Alim, Kehilangan Besar bagi Umat

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:46 WIB

Demi Keselamatan Berkendara, Satlantas Sumenep Pilih Sentuh Hati Ojol Lewat Cara Ini

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:01 WIB

PT BPRS Bhakti Sumekar Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya KH Abus Suyuf Ibnu Abdillah, Ulama Kharismatik Pengasuh PP Mathali’ul Anwar

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:59 WIB

Di Hadapan Kodaeral V, Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Penguatan Identitas Maritim Sumenep

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:59 WIB

GEN Sumenep Bangkitkan Semangat Pelestarian Budaya, Generasi Muda Diajak Menjadi Penjaga Peradaban Madura

Berita Terbaru