JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dalam video yang viral di beberapa grup WhatsApp beberapa hari ini, tampak dalam video tersebut sejumlah warga historis melihat korbang meregang nyawa dengan kondisi gosong di sebuah kebun bambu.
Video yang berdurasi 15 menit, menggambarkan peristiwa naas yang merenggut korban jiwa. Peristiwa naas tersebut ternyata terjadi di Desa Banuaju Barat Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur pada hari Sabtu (01/10/2022).
Korban meninggal dunia diduga di akibatkan terkena ledakan petasan bambu untuk menyambut kedatangan salah satu warga di desa setempat.
Tampak dalam video tersebut, tubuh korban gosong usai dilalap api dari ledakan petasan bambu yang dibakar sebagai salah satu tradisi dalam menyambut kedatangan jamaah umrah.
Mashudi (35) salah warga setempat menyebutkan bahwa korban meninggal dunia adalah Kamsidin (60) warga Desa Candi Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur.
“Peristiwanya itu terjadi di Desa Banuaju Barat tadi pagi,” kata Mashudi dikutip dari DetikJatim, Minggu (02/10/2022).
Menurut Mashudi menerangkan korban meninggal dunia di akibatkan terkena petasan atau ledakan meriam bambu. Petasan yang dibunyikan untuk menyambut kedatangan salah warga desa Banuaju Barat yang pulang setelah menunaikan ibadah umrah. Euforia ini salah satu tradisi yang ada di kalangan masyarakat Sumenep.
“Korban meninggal dunia akibat ledakan petasan atau meriam bambu,” ungkap Mashudi.
Sementara itu Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S.,S.H saat dikonfirmasi terkait hal tersebut membenarkan peristiwa tersebut.
Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S.,S.H mengatakan bahwa anggota Polsek Batang-batang sudah berada di TKP untuk penyidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi.
“Untuk sementara anggota Polsek Batang-batang sudah ada di TKP,” kata AKP Widiarti S.,S.H, Sabtu (01/10/2022) (REDJAVA****)










