Kemenag Sumenep Bersama BAZNAS, LAZISNU dan Mitra Bedah Rumah, Abdul Wasid: Zakat Harus Berdampak Nyata

- Redaksi

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag Sumenep Bersama BAZNAS, LAZISNU dan Mitra Bedah Rumah, Abdul Wasid: Zakat Harus Berdampak Nyata

Kemenag Sumenep Bersama BAZNAS, LAZISNU dan Mitra Bedah Rumah, Abdul Wasid: Zakat Harus Berdampak Nyata

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu kembali diwujudkan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan warga. Bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), LAZISNU, LAZIS Al-Amien, Baitul Maal Hidayatullah (BMH), dan Lembaga Manajemen Infaq (LMI), Kemenag memulai Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (BRTLH) di Desa Beluk Raja, Kecamatan Ambunten, Senin (3/8/2026).

Program kolaboratif tersebut diawali dengan peletakan batu pertama yang dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep, Abdul Wasid, M.Pd. Kegiatan itu turut dihadiri jajaran pejabat Kemenag Sumenep, Sekretaris Kecamatan Ambunten, Kepala Desa Beluk Raja, tokoh masyarakat, serta perwakilan seluruh lembaga zakat yang menjadi mitra pelaksana.

Di balik prosesi sederhana itu tersimpan harapan besar. Sebuah rumah yang sebelumnya tidak layak huni akan dibangun kembali menjadi tempat tinggal yang aman, sehat, dan bermartabat bagi keluarga penerima manfaat. Program tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep, KH. Abdul Wasid, M.Pd, mengatakan bahwa kolaborasi berbagai lembaga zakat merupakan langkah strategis untuk memperluas manfaat dana umat agar benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni ini merupakan ikhtiar bersama untuk menghadirkan keadilan sosial. Zakat tidak boleh berhenti sebagai angka dalam laporan, tetapi harus hadir mengangkat martabat masyarakat melalui manfaat yang nyata,” kata  KH. Abdul Wasid.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan lembaga filantropi Islam menjadi kekuatan besar dalam mempercepat lahirnya berbagai program kemanusiaan. Semangat gotong royong yang dibangun dalam program ini menunjukkan bahwa kepedulian dapat menjadi solusi atas berbagai persoalan sosial.

“Kami bersyukur seluruh lembaga zakat dapat duduk bersama dalam satu tujuan yang sama, yaitu membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang layak. Kolaborasi seperti inilah yang harus terus diperkuat agar manfaat zakat semakin luas dan berkelanjutan,” ujarnya.

KH. Abdul Wasid menegaskan bahwa pembangunan rumah layak huni bukan sekadar menghadirkan bangunan baru. Lebih dari itu, program tersebut diharapkan mampu membangkitkan optimisme keluarga penerima manfaat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

“Kami berharap rumah yang dibangun menjadi awal lahirnya harapan baru bagi keluarga penerima manfaat. Ketika masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak, mereka akan lebih tenang, lebih sehat, dan memiliki semangat yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas hidupnya,” tegasnya.

Program BRTLH di Desa Beluk Raja menjadi simbol kuat bahwa dana zakat, infak, dan sedekah mampu menjadi instrumen pembangunan sosial apabila dikelola secara profesional, transparan, dan kolaboratif. Kehadiran Kemenag Sumenep bersama BAZNAS, LAZISNU, LAZIS Al-Amien, BMH, dan LMI memperlihatkan bahwa kepedulian tidak hanya diwujudkan melalui bantuan sesaat, tetapi juga melalui pembangunan yang memberikan manfaat jangka panjang.

Baca Juga :  GOR A. YANI JADI SAKSI PELANTIKAN 5.226 PPPK PARUH WAKTU SUMENEP BESOK PAGI

Melalui gerakan bersama ini, Kemenag Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh lembaga zakat dalam menghadirkan program-program kemanusiaan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Harapannya, semakin banyak keluarga di Kabupaten Sumenep yang dapat menikmati hunian layak, hidup lebih sejahtera, serta merasakan kehadiran negara dan lembaga keagamaan dalam setiap langkah pembangunan sosial.

Baca Juga :  Halal Bihalal di Pendopo Agung: Muhammadiyah Sumenep Gagas Gerakan Silaturahmi Berkemajuan

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Semarak HUT ke-81 RI Menggema di Dasuk, Puluhan Lomba Siap Satukan Masyarakat dalam Semangat Merah Putih
Wabup Sumenep Lepas Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional 2026, Titip Misi Besar Jaga Nama Baik Daerah
MTs Unggulan Sains Al-Qur’an Insan Kamil Resmi Kantongi Izin Operasional, Kemenag Sumenep Dorong Lahirnya Madrasah Berprestasi
Rutan Sumenep Jadi Laboratorium Hukum, Siswa Binar Junior High School Belajar Langsung Sistem Pemasyarakatan
Mahasiswa STITA Aqidah Usymuni Belajar Langsung Sistem Pendidikan Malaysia, Bawa Pulang Inspirasi untuk Sekolah di Indonesia
Bapenda Sumenep Berjaya! M. Romli Juara Lomba Terong Perorangan Putra HUT RI Pemkab Sumenep
Temui Kapolresta, KWK Beberkan Ancaman Narkoba dan Judi di Wilayah Kepulauan Sumenep
KDKMP Sumenep Disorot, DPRD Pertanyakan Mekanisme Lelang, Kepala Desa Mengaku Tak Dilibatkan

BERITA TERKAIT

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Semarak HUT ke-81 RI Menggema di Dasuk, Puluhan Lomba Siap Satukan Masyarakat dalam Semangat Merah Putih

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Wabup Sumenep Lepas Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional 2026, Titip Misi Besar Jaga Nama Baik Daerah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:50 WIB

MTs Unggulan Sains Al-Qur’an Insan Kamil Resmi Kantongi Izin Operasional, Kemenag Sumenep Dorong Lahirnya Madrasah Berprestasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Rutan Sumenep Jadi Laboratorium Hukum, Siswa Binar Junior High School Belajar Langsung Sistem Pemasyarakatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Mahasiswa STITA Aqidah Usymuni Belajar Langsung Sistem Pendidikan Malaysia, Bawa Pulang Inspirasi untuk Sekolah di Indonesia

BERITA TERBARU