JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana sore menjelang waktu berbuka puasa di Jalan Raya Gapura, Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep tampak berbeda dari biasanya.
Di tengah lalu lintas yang mulai ramai, puluhan anggota komunitas Maestoh Stone berdiri di pinggir jalan sambil membagikan paket takjil kepada para pengendara yang melintas.
Aksi sosial ini dipusatkan di dua titik strategis, yakni di depan Balai Latihan Kerja (BLK) Parsanga dan di depan Kantor Kecamatan Kota Sumenep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekitar 500 paket takjil dibagikan secara gratis kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang masih berada dalam perjalanan saat waktu berbuka puasa semakin dekat.
Kehadiran para anggota komunitas dengan senyum ramah dan tangan yang terulur membagikan takjil membuat suasana Ramadan di kawasan tersebut terasa hangat.
Banyak pengendara yang melambatkan kendaraannya untuk menerima paket berbuka yang dibagikan secara cuma-cuma.
Perwakilan komunitas Maestoh Stone, Haryono, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian komunitasnya kepada masyarakat di bulan suci Ramadan.

“Ramadan adalah momen yang tepat untuk berbagi. Kami ingin sedikit membantu masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang masih dalam perjalanan agar bisa berbuka tepat waktu,” ujar Haryono di sela kegiatan, Minggu (15/03/2026).
Menurutnya, kegiatan berbagi takjil ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antar anggota komunitas sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat dan menjadi inspirasi agar semangat berbagi di bulan Ramadan terus hidup,” tambahnya.
Aksi berbagi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang warga penerima takjil mengaku bersyukur dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh komunitas tersebut.
“Alhamdulillah sangat membantu, apalagi bagi kami yang masih di jalan saat menjelang buka puasa. Semoga kegiatan seperti ini terus ada karena sangat bermanfaat,” ungkap salah satu pengendara yang menerima takjil.
Kegiatan sederhana namun penuh makna ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial tetap tumbuh di tengah masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan yang identik dengan berbagi dan mempererat tali persaudaraan. (REDJAVA****)










