Di Tengah Isu Opini Publik dan Konflik Hukum, PBH Jatim Hadir di Sumenep

- Redaksi

Kamis, 1 Januari 2026 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PBH Jatim Resmi Buka Kantor Advokat, Bidik Kepastian Hukum dan Iklim Usaha Sehat di Sumenep

PBH Jatim Resmi Buka Kantor Advokat, Bidik Kepastian Hukum dan Iklim Usaha Sehat di Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah meningkatnya kompleksitas persoalan hukum, dunia usaha, hingga dinamika media digital, Pusat Kajian dan Bantuan Hukum Jawa Timur (PBH Jatim) secara resmi meluncurkan kantor advokatnya. Kehadiran PBH Jatim diproyeksikan menjadi episentrum baru penguatan kepastian hukum, sekaligus penyangga iklim investasi dan aktivitas ekonomi yang sehat di daerah.

Peluncuran kantor PBH Jatim ini dihadiri kalangan advokat, profesional hukum, pelaku usaha, konten kreator, media, serta unsur pemerintah daerah. Momentum ini menandai pergeseran peran kantor hukum, dari sekadar ruang litigasi menjadi pusat strategi hukum, edukasi, dan mitigasi risiko.

Ketua PBH Jatim, Nadianto, menegaskan bahwa pendirian kantor ini bukan hanya simbol kelembagaan, melainkan respons atas kebutuhan nyata masyarakat terhadap penegakan hukum yang berintegritas, rasional, dan berorientasi pada kepastian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PBH Jatim kami dirikan sebagai ruang diskusi dan konsolidasi para advokat, agar penegakan hukum berjalan proporsional, tidak emosional, dan tetap berpegang pada integritas,” kata Nadianto, Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga :  Wujudkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM, Kemenag Sumenep Gelar PMPZI

Menurutnya, hukum memiliki korelasi langsung dengan stabilitas sosial dan pertumbuhan ekonomi. Ketika hukum ditegakkan secara adil dan dapat diprediksi, maka rasa aman masyarakat dan pelaku usaha akan tumbuh.

“Di mana ada manusia, di situ ada hukum dan konflik. Karena itu hukum harus hadir untuk menjamin kepastian, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, Nadianto menekankan bahwa PBH Jatim tidak memosisikan diri semata sebagai “pemadam kebakaran” ketika perkara hukum sudah terjadi. Justru, pendekatan preventif melalui edukasi hukum menjadi salah satu fokus utama.

Ia menyoroti masih banyaknya pelaku usaha yang terseret persoalan pidana atau administrasi bukan karena niat jahat, melainkan akibat ketidaktahuan terhadap regulasi.

“Kasus produksi beras yang tidak sesuai standar hingga berujung proses hukum adalah contoh nyata. Seandainya sejak awal ada pemahaman hukum yang baik, risiko itu bisa dihindari,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jelang Hari Raya Idul Adha 1445 H, Pedagang Ternak Qurban Tersenyum Sumringah

PBH Jatim, kata Nadianto, juga menyasar sektor ekonomi digital yang berkembang pesat, mulai dari e-commerce hingga konten kreator.

“Kami ingin pelaku usaha, termasuk kreator digital, memahami koridor hukum sejak awal. Tujuannya jelas, agar aktivitas ekonomi tumbuh tanpa dibayangi risiko pidana maupun kesalahan administrasi,” jelas Achmad Dzulkarnain.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Achmad Dzulkarnain, menggarisbawahi pentingnya sinergi antara hukum, media, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial.

Ia mengingatkan bahwa derasnya arus informasi, terutama pemberitaan yang berulang, berpotensi membentuk opini publik yang dianggap sebagai kebenaran mutlak.

“Opini yang terus dipublikasikan bisa berubah menjadi ‘fakta’ di mata publik. Ini berpengaruh langsung pada kondusivitas daerah,” tambahnya 

Menurut Dzulkarnain, salah satu tugas utama Bakesbangpol adalah memastikan stabilitas daerah tetap terjaga, agar roda pemerintahan dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan tanpa gangguan.

Ia pun menilai kehadiran PBH Jatim sebagai mitra strategis pemerintah daerah, terutama dalam memberikan pendampingan hukum yang objektif dan profesional.

Baca Juga :  Banjir Rob di Desa Saobi Membawa Sampah, Warga Desak Pemkab Sumenep Turun Tangan

“Dengan adanya PBH Jatim, aparatur pemerintah dan masyarakat tidak perlu takut saat bersentuhan dengan persoalan hukum. Ada pendampingan yang jelas dan profesional,” pungkas Dzul sapaan akrabnya.

Peluncuran kantor PBH Jatim dinilai menjadi sinyal penting bahwa daerah membutuhkan ekosistem hukum yang adaptif terhadap perubahan zaman. Di tengah tantangan global, tekanan ekonomi, dan percepatan digitalisasi, kepastian hukum menjadi prasyarat utama terciptanya iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.

PBH Jatim diharapkan tidak hanya menjadi rumah bagi para advokat, tetapi juga think tank hukum yang mampu menjembatani kepentingan masyarakat, dunia usaha, media, dan pemerintah daerah.

Dengan pendekatan kolaboratif dan edukatif, PBH Jatim diyakini mampu memainkan peran strategis dalam menjaga keseimbangan antara penegakan hukum, stabilitas sosial, dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Sumenep. (REDJAVA/$$$)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata
HUT ke-81 RI di Sumenep, Bupati Fauzi Bicara Kemerdekaan yang Harus Terasa

BERITA TERKAIT

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:54 WIB

75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan

BERITA TERBARU